Pengaruh Struktur Legislatif Terhadap Peranan DPRD Dalam Pengawasan Keuangan Daerah (Studi Kasus DPRD Kabupaten/Kota se-Eks Karesidenan Surakarta)
Sri Murni (Pemb : Drs. Revrisond Baswir, MBA), Drs. Revrisond Baswir, MBA
Penelitian ini merupakan penelitian explanatori yang bertujuan untuk mencari bukti empiris apakah partai politik dan struktur legislatif (fraksi, pimpinan, komisi dan panitia DPRD) berpengaruh terhadap peranan DPRD dalam pengawasan keuangan daert:. Dalam penelitian ini juga akan dicari bukti empiris apakah variabel komunikasi dapat memoderasi pengaruh partai politik terhadap peranan DPRD dalam pengawasan keuangan daerah.
Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui survey dari DPRD Kabupaten/Kota se eks-Karesidenan Surakarta yang meliputi tujuh wilayah. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non random sampling. yaitu convenie e sampling. Kuesioner yang kembali berjumlah 147 (47%), sedangkan kuesioner yang dapat digunakan sebanyak 120 (38%). Hipotesis diuji dengan menggunakan multiple regression dengan melihat nilai statistik t, nilai ststistik F, dan koefisien eterminasi (R 2).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Ini berarti bahwa struktur legislatif berpengaruh terhadap peranan DPRD dalam pengawasan keuangan daerah di setiap tahapan, dari tahap perencanaan, implementasi, dan pelaporan.
This research is explanatory research, and the objectives of this research are to investigates empirically evidence whether political legislative structure (fraction, leader, commission and committee in parliament) influence role of regional parliament in regional financial oversight. This research will also look for empirically evidence whether communication variable can moderate effect of political party role of regional parliament in regional financial oversight
This research's data collecting through survey in regional parliament of regent or municipal parliament at ex residency of Surakarta. Sample was taken by non random sampling method, namely convenience sampling. Response rate is 47% (147), and usable rate is 38% (120). Hypotheses were tested by using multiple regression by seeing t value, F value, and coefficient of determination ( R 2) .
The res Its of this research show that the hypotheses is accepted. It means that legislative structure influence role of regional parliament in regional financial oversight in every stage, starting from planning, implementation, and reporting stage.
Kata Kunci : legislative structure, and role of regional parliament in regional financial oversight, stuktur legislatif, dan peranan DPRD dalam pengawasan keuangan daerah.