Laporkan Masalah

Pengaruh Skala Dan Struktur Modal Perusahaan Terhadap Pemilihan Metode Akuntansi Leasing

Sri Dewi Edmawati (Adv:Drs. Hardo Basuki, M.Soc.Sc), Drs. Hardo Basuki, M.Soc.Sc

2015 | Tesis | S2 Accounting

Bisnis leasing telah dikenal di Indonesia sejak tahun 1974, akan tetapi perlakuan akuntansinya baru ditetapkan pada bulan Oktober 1990 oleh Komite Prinsip Akuntansi Indonesia. Standar ini berlaku efektif untuk laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 1991.

Sebelum adanya ketetapan ini, perlakuan akuntansi leasing epenuhnya diserahkan kepada manajemen asalkan sesuai dengan praktek akuntansi yang sehat. Situasi ini memberi peluang pada manajemen untuk memilih metode akuntansi yang dapat memenuhi tujuan mereka.Metode Capital lease menganggap seolah-olah aktiva lease dibeli dan dibelanjai setiap periode, oleh karena itu metode ini mengakui aktiva lease sebagai asset dan mengakui adanya kewajiban atas asset tersebut. Metode ini akan menghasilkan jumlah laba yang dilaporkan lebih rendah dari metode Operating lease, sebab metode Capital lease harus membebankan biaya penyusutan atas asset tersebut serta mengeluarkan biaya bunga atas kewajibannya. Di lain pihak,metode Operating lease tidak mengkapitalisasi asset, sehingga dengan sendirinya tidak mengakui adanya kewajiban dalam neraca. Malahan, pembayaran setiap periode lease baru dibebankan pada saat timbulnya kewajiban.Tesis ini menguji pengaruh skala perusahaan dan struktur modal perusahaan terhadap preferensi manajemen atas alternative metode akuntansi. Dinyatakan bahwa perusahaan besar secara politis lebih sensitif dan secara relatif dipaksa untuk mentransfer kekayaan lebih besar dibandingkan dengan perusahaan kecil. Dengan demikian, dihipotesakan bahwa perusahaan besar lebih cenderung untuk memilih metode Capital lease dibandingkan dengan perusahaan kecil. Dan juga dinyatakan bahwa suatu metode akuntansi yang dapat menurunkan laba atau equity dapat menempatkan perusahaan ke dalam situasi kesulitan teknis atas perjanjian hutangnya.Dengan demikian dihipotesakan.bahwa perusahaan yang memiliki jumlah hutang yang lebih besar dari modalnya lebih cenderung untuk memilih metode Operating lease. Sampel sejumlah 80 buah laporan keuangan lessee yang telah diperiksa oleh akuntan publik, untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 1990, 1989, ditarik dari populasi perusahaan manufaktur di wilayah DKI Jakarta. Sebagai indicator skala perusahaan adalah omzet penjualan, dan indikator untuk struktur modal adalah rasio hutang jangka panjang terhadap modal. Untuk metode akuntansi lease yang dipilih oleh lessee dapat dilihat pada penjelasan atas laporan keuangan. Untuk menguji hipotesis digunakan Chisquare, Analisis Varians (Dua Jalan) dan Analisis Perbedaan antara Dua Means (t-Test), pada level signifikan 0,05. Hasil pengujian menemukqn bahwa nilai x2 hitung lebih besar dari nilai kritis x4, bagi kedua variabel independen.Oleh karena itu disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara skala dan struktur modal perusahaan terhadap pemilihan metode akuntansi lease. Analisis Varians menghasilkan nilai F hitung lebih besar dari nilai kritis F untuk kedua variabel independen, sehingga dapat dinyatakan bahwa pemilihan metode akuntansi lease dipengaruhi oleh skala perusahaan dan struktur modalnya. Analisis Perbedaan Dua Means menghasilkan nilai t hitung lebih besar dari nilai kritis t. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa perusahaan besar lebih cenderung memilih metode Capital lease dibandingkan dengan perusahaan kecil, dan juga disimpulkan bahwa perusahaan dengan rasio hutang/modal yang lebih tinggi lebih cenderung untuk memilih metode Operating lease dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki rasio hutang/ modal yang lebih rendah.

Leasing has been known in Indonesia since 1974. Lease accounting treatment, however, was stated in October 1990 by Indonesian Accounting Principle Committee. This principle was effective for financial statement ended 31st December 1991. Before this provision was established, it was based on sound accounting practices. Therefore, it had an opportunity for management to choose accounting method that would meet its own objectives. A Capital lease method considers that as if lease asset is purchased and financed over time, so that the property can be claimed as asset and can be recognized as liability. This method can result in a lower reported earning than that of Operating lease method, because it has depreciation expense and interest expense associated with liability. On the other hand, the Operating lease method does not capitalize that asset and automatically does not recognize the obligation shown as liability on the Balance sheet. Instead, the Operating lease payments are charged to expense over the lease term as they become payable. This thesis examines the effect of the firm's size and the firm's capital structure on management's preference for alternative accounting method. It is argued that larger firms are more politically sensitive and have relatively larger wealth transfer imposed on them than smaller firm. Accordingly, it is hypothesized that larger firms are more likely to choose Capital lease method compared with smaller firms. And it is argued that an accounting method which causes a reduction in reported earnings or equity may put a firm into technical default on its loan agreements. Therefore, it is hypothesized that highly leveraged firms are more likely to choose Operating lease method. A sample of 80 audited financial reports of lessees for the year ended on 31s December 1990, 1989 were drawn. An indicator of firm's size is net sales, and for the capital structure is the debt to equity ratio. The lease accounting method which was chosen by lessee can be seen over the disclosure of financial statements. To test those hypothesis, Chi-Square Analysis, Analysis of Variance (Two-ways) and Analysis of Difference Between Two Group Means (t-Test) were used at the significant level of 0.05.The result of this research indicates that x2 computed is greater than the critical x2 value, for two independent variables. Therefore, it can be concluded that there is association between firm's size and firm's capital structure with the lease accounting method. An Analysis of Variance F statistics are greater than critical F value for two independent variables. Therefore, it can be concluded that management choice of lease accounting method can be effected by firm's size and its capital structure. An Analysis of Difference Between Two Group Means (t-Test) indicates the t-statistics are greater than the critical t value. Based on that result, it can be said that larger firm will be more likely to choose Capital lease method than smaller firm will be; and highly leveraged firm will be more likely to choose Operating lease method than lower leveraged firm will be.

Kata Kunci : leasing,akuntansi leasing,capital lease


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.