Laporkan Masalah

Kemampuan Data Akuntansi Meramal Penghasilan Pemegang Saham

Soerono, Ayu Noorida (Adv: Dr. Gudono, MBA), Dr. Gudono, MBA

1998 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Saham sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat atau pemodal, antara lain di dasarkan pada pertimbangan tingkat penghasilan yang akan diperoleh pemegang saham. Penghasilan tersebut berupa dividen dan capital gain.

Untuk meramal tingkat penghasilan pemegang saham dibutuhkan suatu informasi. Informasi yang banyak digunakan di pasar modal adalah informasi yang berasal dari data-data akuntansi yang dipublikasikan. Tetapi dengan banyaknya data-data akuntansi yang tercantum dalam laporan keuangan, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui lebih lanjut mengenai data apa saja yang dapat memberikan informasi yang signifikan terhadap perubahan penghasilan pemegang saham. Atas dasar alasan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai kekuatan hubungan antara informasi yang diperoleh dari data-data akuntansi dengan penghasilan pemegang saham di pasar modal Indonesia, khususnya di bursa efek Jakarta. Data-data akuntansi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah price to book value, net profit margin, return on equity, total assets turnover, debt to equity, dan total aktiva.

Data sampel diambil dari 40 perusahaan yang terdaftar di bursa efek Jakarta, yang mempublikasikan laporan keuangan per 31 Desember 1994 dan 31 Desember 1995. Sampel dipilih secara acak (random sampling).

Penelitian ini mengajukan hipotesis sebagai berikut: Hipotesis nihil (HO) menyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara data-data akuntansi dengan penghasilan pemegang saham, sedangkan hipotesis alternatifnya (Ha) menyatakan ada hubungan yang signifikan antara data-data akuntansi dengan penghasilan pemegang saham. Teknik uji hipotesis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda.

Secara simultan, penelitian ini menyimpulkan bahwa secara keseluruhan data akuntansi yang digunakan dalam penelitian mempunyai pengaruh terhadap penghasilan pemegang saham. Hal ini dilihat dari uji F yang menunjukkan hasil yang signifikan. Tetapi secara keseluruhan pengaruh data akuntansi tersebut tidak tinggi, hanya sebesar 46,6%, selebihnya mungkin dipengaruhi oleh data-data akuntansi lain yang tidak digunakan sebagai variabel penelitian.

Secara parsial, hasil penelitian membuktikan bahwa net profit margin, total assets turnover, dan total aktiva berpengaruh signifikan terhadap penghasilan pemegang saham. Artinya, net profit margin, total assets turnover, dan total aktiva dapat digunakan untuk meramal

penghasilan pemegang saham. Dilihat dari koefisien regresinya menunjukkan arah yang positip, artinya semakin tinggi tingkat margin laba, semakin banyak perputaran total aktiva, dan semakin besar jumlah total aktiva maka semakin tinggi tingkat penghasilan pemegang saham.

Kata Kunci : data akuntansi, pemegang saham


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.