Laporkan Masalah

Sikap Debitur terhadap Kredit Usaha Mikro (KUM) Bank Mandiri: studi kasus di Daerah Istimewa Yogyakarta

Soeripno, Agoes Handoko, Hargo Utomo, Dr., M.B.A., M.Com.

2007 | Tesis | S2 Magister Management

Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan diantaranya adalah:


1. Debitur Unit Mikro Mandiri (UMM) mempunyai sikap positif terhadap Kredit Usaha Mikro (KUM).


2. Tidak terdapat perbedaan sikap yang signifikan antara kelompok status debitur pada produk Kredit Usaha Mikro (KUM). Nilai mean rank uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa kelompok debitur ketiga yaitu debitur UMM Bank

Mandiri sekaligus menjadi debitur bank lain, memperlihatkan sikap yang lebih baik dibandingkan dengan dua kelompok debitur lainnya. Beberapa atribut sikap debitur tersebut adalah tingkat bunga, kecepatan pemutusan kredit, persyaratan kredit, insentif kredit, limit kredit, aksesibilitas.


3. Terdapat beberapa atribut sikap debitur Unit Mikro Mandiri (UMM) yang berpengaruh pada niat mengambil Kredit Usaha Mikro (KUM) lagi. Atributatribut yang berpengaruh signifikan pada niat mengambil Kredit Usaha Mikro (KUM) lagi adalah atribut kecepatan pemutusan kredit, atribut persyaratan kredit, atribut insentif kredit, dan atribut aksesibilitas. Adapun atribut corporate image berpengaruh pada niat mengambil Kredit Usaha Mikro (KUM) lagi pada alpha = 10%. Untuk atribut tingkat bunga dan atribut limit kredit ternyata tidak berpengaruh signifikan pada niat mengambil Kredit Usaha Mikro (KUM) lagi.


4. Urutan atribut yang dianggap penting dan menjadi pertimbangan dalam memilih kredit usaha mikro adalah berturut-turut (1) atribut tingkat bunga dengan skor 5,59; (2) atribut kecepatan pemutusan kredit dengan skor 5,06; (3) atribut persyaratan kredit dengan skor 4,88; (4) atribut insentif kredit dengan skor 3,07; (5) atribut limit kredit dengan skor 3,64; (6) atribut aksesibilitas dengan skor 2,94; dan (7) atribut corporate image dengan skor 2,73.


5. Sikap debitur Unit Mikro Mandiri (UMM) berbeda dalam penentuan urutan atribut yang dianggap penting dan menjadi pertimbangan dalam memilih kredit, dibandingkan dengan urutan sikap positif penilaian secara multiatribut. Pada awal memilih kredit debitur menetapkan atribut tingkat bunga sebagai prioritas utama. Namun demikian setelah berhubungan dengan Bank Mandiri, debitur mempunyai urutan sikap yang paling positif terhadap atribut corporate image dibanding atribut lain.


6. Kelompok debitur UMM Bank Mandiri sekaligus menjadi debitur bank lain memiliki sikap yang lebih positif dibanding dua kelompok debitur lainnya. Dari hasil membandingkan secara langsung fitur top up Bank Mandiri dibanding kompetitor, dapat diduga Kredit Usaha Mikro Bank Mandiri dinilai lebih menarik dibanding fitur pesaing oleh kelompok debitur tersebut.


7. Kelompok debitur UMM Bank Mandiri sekaligus menjadi debitur bank lain, mempunyai potensi besar sebagai kelompok loyal terhadap produk Kredit Usaha Mikro (KUM) dengan cara diambil alih (take over) sepenuhnya. Hal itu dapat dilakukan dengan proses interaksi berupa edukasi nilai atribut-atribut dan pelayanan yang positif kepada konsumen untuk membentuk persepsi dan sikap yang positif.


8. Niat mengambil Kredit Usaha Mikro (KUM) lagi, debitur tidak hanya mempertimbangkan atribut-atribut yang bersifat aspek ekonomis/rasional yang diteliti dengan kuesioner, namun juga aspek sosial berupa hubungan interaksi yang baik antara debitur dengan petugas bank.

Kata Kunci : Kredit Usaha Mikro; KUM; Perilaku Debitur


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.