Laporkan Masalah

Mengukur Convergent Valdity dan Concurrent Validity Instrument Market Orientation Terhadap Service Quality

Soepatini (Pemb : Dr. B. M. Purwanto, MBA), Dr. B. M. Purwanto, MBA

2003 | Tesis | S2 Management

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur apakah terdapat convergent validity pada pendekatan pengukuran/instrumen market orientation yang dikembangkan oleh Narver-Slater, Kohli-Jaworski, Ruekert, dan Deshpande dan untuk mengukur apakah terdapat concurrent validity antara market orientation dengan service quality. Data primer diperoleh dari responden yang terdiri dari manajemen dan tamu hotel pada 40 hotel yang ada di Solo, Semarang, dan Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survey.

Alat analisis yang digunakan berupa Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan dua langkah, yaitu pertama mengembangkan measurement model, dan kedua mengembangkan structural model. Measurement model digunakan untUk mengukur apakah tsrdapat convergent validity pada keempat pendekatan pengukuran market orientation dan structural model digunakan untuk mengukur apakah terdapat concurrent validity antara market orientation dengan service quality.

Hasil analisis pada measurement model menunjukkan bahwa dari keempat pendekatan pengukuran market orientation, hanya pendekatan pengukuran yang dikembangkan oleh Kohli-Jaworski yang tidak menunjukkan adanya convergent validity. Sementar3 itu berdasarkan hasil analisis pada structural model menunjukkan tidak terdapatnya concurrent validity antara market orientation dengan service quality.

This research aims to asses convergent validity in the approach/ instrument of market orientation developed by Narver-Slater, Kohli-Jaworski, Ruekert, and Deshpande, and to asses concurrent validity in market orientation and service quality. Primary data is obtained from respondents comprising of management and quests of 40 hotels available in Solo, Semarang, and Yogyakarta. Collecting data applies survey method.

Analysis instrument applied here is two-step method of Structural Equation Modeling (SEM). The first step is developing measurement model, and the second is developing structural model. Measurement model is applied to measure convergent validity in those four approaches of market orientation assessment. Structural model is applied to measure the concurrent validity between market orientation and service quality.

Analysis of measurement model shows that out of those four approach of market orientation assessment, the approach developed by Kohli-Jaworski does not indicate the convergent validity. Meanwhile, analysis of structural model shows that there is no concurrent validity between market orientation and service quality.

Kata Kunci : Quality Service, Manajemen, Pelayanan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.