Pengguna yang Berpotensi Menerima Internet Banking Pada Bank Mandiri: Pengaruh Internet Berkepercayaan (Internet Trust)
SIWI, DYAH AYU WITANTI (Adv.: Sumiyana, Drs., M.Si.), Sumiyana, Drs., M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran internet berkepercayaan sebagai bentuk spesifik teknologi ber kepercayaan dalam konteks perbankan internet. Populasi penelitian adalah nasabah Bank Mandiri. Sampel dalam penelitian ini adalah nasabah Bank Mandiri yang belum menggunakan layanan perbankan internet.
Data merupakan data primer berupa kuesioner yang disebarkan kepada 210 nasabah Bank Mandiri. Pendekatan ini menggunakan model dasar dari penerapan perbankan internet dengan metode pengujian Pemodelan Persamaan Struktural (SEM).
Hasil analisis data menunjukkan bahwa internet berkepercayaan memiliki pengaruh yang signifikan dengan kecenderungan untuk percaya dan familiaritas terhadap internet, persepsi risiko memiliki pengaruh yang signifikan dengan internet berkepercayaan, dan sikap mempunyai pengaruh yang signifikan dengan persepsi risiko dan kecenderungan untuk percaya. Sementara itu, persepsi risiko tidak memiliki pengaruh yang signifikan dengan kecenderungan untuk percaya. Hasil tersebut memastikan pengaruh internet berkepercayaan pada persepsi risiko dan sikap konsumen terhadap perbankan internet. Kecenderungan untuk percaya adalah faktor penentu bagi kepercayaan dalam penggunaan sistem teknologi.
The purpose of this study is to investigate the role of internet trust as a specific form of technology trust in the context of internet banking. The study population was Bank Mandiri customers. The sample in this study are Bank Mandiri customers who have not used the internet banking services.
The data was primary data from questionnaire, which was distributed to 210 Bank Mandiri customers. The approach takes the use of a basic model of the adoption of internet banking with structural equation modeling (SEM).
Data analysis shows that internet trust have significant influence with propensity to trust and familiarity with internet, perceived risk have significant influence with internet trust, and attitude have significant influence with perceived risk and propensity to trust. Meanwhile, perceived risk have no significant influence with propensity to trust. The results confirm the influence of internet trust on risk perception and consumer attitudes towards internet banking. Propensity to trust is a determinant factors for trust in the use of technological systems.
Kata Kunci : perbankan internet, internet berkepercayaan, kecenderungan untuk percaya, persepsi risiko, teknologi, intenet banking, internet trust, propensity to trust, perceived risk, technology