Pengaruh news terhadap volatilitas nilai tukar (1990:01 2008:12)
SILALAHI, DANIEL T.M. , Dr. Catur Sugiyanto
Sebagai negara yang menerapkan sistem perekonomian terbuka, maka salah satu variabel ekonomi yang penting untuk diperhatikan adalah nilai tukar. Analisis mengenai pola pergerakan nilai tukar itu sendiri sudah berkembang dari waktu ke waktu. Untuk menganalisis pergerakan nilai tukar, penelitian ini menggunakan model nilai tukar moneter atau juga disebut model nilai tukar Dornbusch. Kemudian dengan model tersebut diidentifikasi pengaruh news terhadap volatilitas nilai tukar.
Penelitian ini menggunakan data berfrekuensi bulanan dari tahun 1990 bulan pertama sampai dengan tahun 2008 bulan kedua belas. Selain itu, penelitian ini juga mengimplementasikan metode Augmented Dickey-Fuller dan Phillips-Perron untuk menguji stasioneritas variabel-variabel yang digunakan, menggunakan metode Engle-Granger dan Johansen untuk menganalisis hubungan jangka panjang (kointegrasi), serta menggunakan Threshold Generelised Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (TGARCH) untuk mengidentifikasi pengaruh news (good news dan bad news) terhadap volatilitas nilai tukar.
Karena adanya structural break, maka penelitian ini membagi periode penelitian menjadi dua kelompok, yakni periode 1990:01 2008:12 dan periode 1990:01 1997:08. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh kesimpulan bahwa good news berperan untuk menstabilkan pergerakan nilai tukar (stabilizing) dan pada periode 1990:01 1997:08 kenaikan bad news tidak menyebabkan bertambahnya beban utang negara (no leverage effect).
Kata Kunci : Nilai Tukar, Kointegrasi, TGARCH, good news as a stabilizer, News, dan leverage effect.