Pengujian Empiris Atas Hubungan Lingkungan Strategi Kompetitif, Strategi Manufaktur dan Kinerja Bisnis (Studi pada Industri Sedang-Besar di Jawa Tengah dan Jogjakarta)
Sih Darmi Astuti (pemb : Dr. Ir.Adi Djoko Guritno, MSIE), Dr. Ir.Adi Djoko Guritno, MSIE
Penelitian ini mengembangkan suatu model strategi manutaktur dari Ward dan Duray (2000) yang mengambil model konseptual strategi manufaktur dari Skinner (1969). Studi ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kedinamisan lingkungan, strategi kompetitif strategi manufaktur dan kinerja bisnis, serta mengujinya menggunakan data dari sampel para manajer pada industri manufaktur di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 222 responden dari 93 perusahaan yang berpartisipasi dalam studi ini. Data dianalisis dengan menggunakan .'Structural Equation Modeling (SEM). Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur strategi manufaktur dalam 4 cara. Pertama, mendukung secara empiris suatu model konseptual strategi manufaktur. Kedua, menunjukkan bahwa model manufaktur ini fit untuk perusahaan yang berkinerja tinggi dan tidak untuk yang berkinerja rendah. Ketiga, penelitian ini mengusulkan bahwa strategi kompetitif sebagai mediator antara Iingkungan dengan strategi manufaktur. Keempat, temuan-temuan ini menyarankan bahwa hubungan antara strategi kompetitif dengan kinerja dimediasi oleh strategi manufaktur.
This research develops a manufacturing strategy model by Ward and Duray (2000) that takes conceptual model of manufacturing strategy of Skinner (1969). This study aimed to learn the relationship between environment dynamism, competitive strategy, manufacturing strategy, and business performance, and also to test them using data -from the sample of the managers on manufacturing industry in Central Java and 01 Jogjakarta. The sample taking uses purposive sampling and covers 211 respondents of 93 companies involved in this study. The data analysed using Structural Equation Modeling (SEM). This research has contribution toward the literature of manufacturing strategy in four ways. First, to empirically support a conceptual model of manufacturing strategy. Second, to show that this model of manufacturing strategic fits the company that is high performance and not the one that is low performance. Third, this research suggests that competitive strategy as the mediator between environment and manufacturing strategy. Fourth, these breakthroughs suggest that the relationship between competitive strategy and performance mediated by manufacturing strategy.
Kata Kunci : Kedinamisan Lingkungan, Strategi Kompetitif, Strategi Manufaktur, Kinerja Bisnis, Environment dynamism, Competitive Strategy, Manufacturing Strategy, Business Performance