Pengaruh Keyakinan Merk Terhadap Pembentukan Persepsi Konsumen Produk Lifebuoy Di Kota Yogyakarta
Asih Damayanti (Adv:Teguh Budiarto., Drs, M.I.M), Teguh Budiarto., Drs, M.I.M
2000 | Skripsi | S1 Extention - Management
Seringnya berbelanja (frequency of shopping) dan seringnya menerima ekspos (frequency of exposure) suatu produk: diikuti dengan tahap pembelajaran, akan menciptakan keyakinan (belief) dalam diri konsumen. Keyakinan yang berhubungan dengan kebutuhan konsumen untuk: mengelola lingkungan fisiknya disebut dengan keyakinan manfaat (utilitarian belief). Sedangkan keyakinan yang berhubungan dengan kebutuhan konsumen untuk: mengelola lingkungan sosial dan psikologisnya disebut dengan keyakinan citra (image belief). Konsumen sendiri sebagai sasaran dari strategi yang diterapkan pemasar memiliki persepsi terhadap suatu produk. Melalui persepsi dan perilaku konsumen dapat diidentifikasikan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan konsumen. Persepsi konsumen itu dapat dilihat dari atribut pengorbanan yang didapat dengan mempertimbangkan harga produk. Selain itu persepsi juga dapat dilihat melalui atribut kualitas yang melekat pada produk, berupa aesthetics, durability dan performance. Skripsi ini mengungkapkan mengenai adanya pengaruh yang signifikan antara keyakinan manfaat merk dan keyakinan citra merk terhadap pembentukan persepsi konsumen untuk atribut pengorbanan di Kota Yogyakarta. Besarnya signifikansi dalam uji-F adalah 0,001 dengan tingkat probabilitas 0,050. Hubungan yang terjadi adalah positif, artinya bahwa kenaikan keyakinan manfaat merk dan keyakinan citra merk pada konsumen akan mengakibatkan kenaikan persepsi konsumen untuk atribut pengorbanan. Nilai R sebesar 0,378 menunjukan besarnya pengaruh keyakinan manfaat merk dan keyakinan citra merk terhadap pembentukan persepsi konsumen untuk atribut pengorbanan yang kurang kuat/kurang erat.Selain itu, juga mengungkapkan mengenai adanya pengaruh yang signifikan antara keyak:inan manfaat merk dan keyakinan citra merk terhadap pembentukan persepsi konsumen untuk atribut kualitas di Kota Yogyakarta. Besarnya signifikansi dalam uji-F adalah 0,000 dengan tingkat probabilitas 0,050. Hubungan yang terjadi adalah positif, artinya bahwa kenaikan keyakinan manfaat merk dan keyakinan citra merk pada konsumen akan mengakibatkan kenaikan persepsi konsumen untuk atribut kualitas. Nilai R sebesar 0,638 menunjukan besamya pengaruh keyakinan manfaat merk dan keyakinan citra merk terhadap pembentukan persepsi konsumen untuk atribut kualitas yang cukup kuat/cukup erat.
Kata Kunci : pengaruh keyakinan,persepsi ,merk