Evaluasi terhadap penyusunan anggaran sebagai alat untuk meningkatkan value management di PT. TELKOM divre IV- Jawa Barat
Siahaan, Syaifuddin Bistok P. (advisor: Wiwin rahmanti, SE, M.Com), Wiwin rahmanti, SE, M.Com
2004 | Tesis | S2 Magister Accountancy
Perubahan kendali bisnis ke tangan customer dan semakin tajam dan bervariasinya persaingan di pasar menyebabkan banyak produsen mengubah secara radikal prinsip-prinsip manajemen yang diterapkan dalam menjalankan organisasi perusahaan. Struktur organisasi diubah menjadi fleksibel dengan membangun tim lintas fungsional, untuk memungkinkan fokus usaha seluruh personel tercurah ke pemenuhan kepuasan customer dan untuk menjadikan organisasi responsif terhadap setiap perubahan yang terjadi atau yang potensial akan terjadi di lingkungan bisnis.
Dalam menghadapi era globalisasi dan perkembangan teknologi ini pemerintah telah melakukan deregulasi dalam bidang telekomunikasi. Deregulasi perundangan yang berdampak langsung kepada TELKOM adalah Undang-Undang No.5/1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan tidak sehat, Undang-Undang No. 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi dan Undang-Undang No.8 tahun 1999 tentang Undang-Undang Perlindungan Konsumen dalam rangka untuk melindungi masyarakat konsumen akan produk-produk barang dan atau jasa yang dapat merugikan masyarakat.
Terhadap perubahan kondisi tersebut bagi PT. TELKOM-DIVRE III sebagai pelaku bisnis di bidang telekomunikasi yang selama ini memegang hak monopoli dalam bidang telekomunikasi menghadapi tantangan dan ancaman dalam mempertahankan kelangsungan usahanya serta memberikan value yang terbaik bagi customers. Salah satu upaya untuk mendukung pencapaian tersebut adalah melalui proses penyusunan anggaran yang baik, merupakan tahap perencanaan pengelolaan sumber daya yang terpendek jangka waktunya dan merupakan tahap perencanaan terakhir
Dalam penyusunan anggaran PT. TELKOM-DIVRE III, biaya dikendalikan melalui pengaitan biaya dengan manajer yang memiliki wewenang untuk mengendalikan biaya yang bersangkutan, penyusunan anggaran lebih didominasi oleh aspek perencanaan keuangan, bukan aspek aktivitas, masih ada kecenderungan menganggap bahwa masa depan akan mirip dengan dengan masa lalu. Selain itu proses penyusunan anggaran di PT. TELKOM-DIVRE III belum mendasarkan pada program-program yang telah ditetapkan sebelumnya yang telah mengacu pada rencana induk manajemen operasi (RIMO) yang merupakan rencana strategis berjangka panjang.
Dalam proses penyusunan anggaran yang dilaksanakan PT. TELKOM-DIVRE III masih menggunakan pola pertumbuhan dalam dalam menetapkan besaran pendapatan dan biaya yang direncanakan untuk satu tahun ke depan serta tidak mendasarkan pada aktivitas, sehingga mengakibatkan tidak tersedianya informasi yang dibutuhkan oleh manajer mengenai aktivitas dan sumber daya yang dikonsumsi untuk setiap aktivitas, hal ini menyebabkan manajer hanya menfokuskan ke tujuan-tujuan yang bersifat jangka pendek dan lebih bersifat penyelelsaian masalah yang ada daripada ke penggalian berbagai peluang yang mungkin dicapai oleh organisasi.
Change conduct the business to hand customer and progressively and vary emulation in market cause a lot of producer alter radically management principles applied in running company organization. Organization chart turned into flexible by building team pass by cross functional, to enable the focus of all personel poured to accomplishment of satisfaction customer and to make the responsive organization to all changes in that happened or potential will be happened in business environment.
In face of era of this technological growth and globalization governmental have conducted the deregulasi in the field of telecommunications. Deregulasi invitation affecting direct to TELKOM is Law No.5 I 1999 about monopolistic practice interdict and indisposed emulation, Law No. 36 year 1999 about telecommunications and Law of No.8 year 1999 about Consumerism Law in order to to protect the society of consumer of goods product will and or service which can harm society.
To the condition change for PT. TELKOM-DIVRE III as business perpetrator in telecommunications area which during the time hold the monopolistic rights in the field of telecommunications challenge and threat in maintaining the continuity of its effort and also give the best value for customers. One of effort to support the attainment is through good budget compilation process, representing phase of short resource management planning of its duration and represent the last planning phase.
In compilation of budget PT. TELKOM-DIVRE III, expense controlled by through tied expense with the manager owning authority to control the pertinent expense, budget compilation more predominated by aspect of finance planning, non activities aspect, tendency there be still assume that future will look like with the past. Others process the budget compilation in PT. TELKOM-DIVRE III not yet relied on the programs which have been specified previously which have linkage at management master plan operate for the (RIMO) representing long-range strategic plan.
In course of budget compilation executed by PT. TELKOM-DIVRE III still use the growth pattern in specifying amount of earnings and expense which is planned to do by one year forwards and also[do not rely on the activity, so that result is not available of information required by manager of concerning activity and resource consumed to each activity, this matter cause the manager only focused to target having the character of short-range and more having the character of existing problem solving than to dig of various opportunity which is possible reached by organization.
Kata Kunci : Budget, Creation value, Activity, Anggaran, penciptaan value, aktivitas