Analisis Pengaruh Income Smoothing terhadap Informativeness of Stock Price
SHINTA NINGTIYAS NAZAR (Pembimbing: Indra W.K., Prof.Dr., M.B.A), Indra W.K., Prof.Dr., M.B.A
Tindakan investasi yang semakin berkembang menyebabkan penyedia laporan keuangan dituntut menghasilkan informasi yang relevan dan sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Para manajer bertugas menghasilkan suatu informasi yang berguna kepada para pemangku kepentingan perusahaan. Penyediaan informasi tentunya dapat menjadi suatu dilema bagi manajemen didalam pelaksanaannya. Penelitian ini menguji tindakan discretionary accrual berupa income smoothing yang dilakukan manajemen berpengaruh terhadap informativeness of stock price. Pengukuran income smoothing menggunakan model yang digunakan oleh Kothari (2005) yaitu pre-discretionary income, sedangkan pengukuran informativeness of stock price menggunakan model Zarowin dan Tucker (2006) yaitu future earnings response coefficient. Zarowin dan Tucker (2006) menemukan bahwa semakin informatif suatu saham maka kecenderungan yang terjadi laba semakin stabil, sehingga penelitian ini juga menguji pengaruh income smoothing terhadap persistensi laba.
Penelitian ini menggunakan data periode tahun 2003 sampai 2007. Tahun 2004 digunakan sebagai tahun dasar perhitungan model regresi. Penelitian ini menemukan tindakan income smoothing yang dilakukan oleh manajemen berpengaruh positif terhadap keinformatifan harga saham, dan memiliki pengaruh negatif terhadap persistensi laba. Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa tindakan income smoothing yang dilakukan oleh manajemen cenderung menurunkan laba.
The evolved investments activities makes financial statement makers forced to give relevant and reliable information of the real conditions. The managers responsible for making useful information to the stakeholders. This information availability causes dilemma to the managers action. This research is to investigate relationship in discretionary accrual which can be done with income smoothing towards informativeness of stock price. Proxy from income smoothing is using Kotharis model (2005) as known as pre-discretionary income, and proxy from informativeness of stock price is using Zarowin and Tucker (2006) as known as Future Earnings Response Coefficient. Zarowin and Tucker (2006) found that the more informative a stock, the more persistence it makes earnings that the research can investigate them with income smoothing.
The research is using data from year 2003 until 2007 period, and year 2004 used as terminal year as the basic to regressions model. It figured out that the managers income smoothing have a positive effect with informativeness of stock price and have negative effect with earning persistence. Furthermore, the research also found the managers income smoothing action always decreases earnings.
Kata Kunci : Income Smoothing, Pre-Discretionary Income, Future Earnings Response Coefficient, Earnings Persistence,