Analisis Normalized Index pada Perdagangan antara Indonesia dengan Uni Eropa Tahun 2001-2009
SHINTA, JESSICA CLARA (pembimbing: Lincolin Arsyad, Prof., Dr., M.Sc.), Lincolin Arsyad, Prof., Dr., M.Sc.
Tren perdagangan Indonesia-Uni Eropa cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga pada tahun 2009 Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama perdagangan dan investasi dengan Uni Eropa. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menganalisis apakah Indonesia memiliki keuntungan yang setara dengan yang dimiliki Uni Eropa. Analisis penelitian ini menggunakan Normalized Index yang merupakan metode penghitungan keunggulan komparatif yang berkembang dari revealed comparative advantage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang besar pada jenis produk mentah atau primer dan jenis produk yang mengandalkan labour intensive. Sedangkan Uni Eropa memiliki keunggulan komparatif pada jenis produk yang mengandalkan teknologi produksi tinggi dan bersifat capital intensive. Pengaturan infrastruktur yang lebih baik serta regulasi perdagangan yang lebih efisien diperlukan untuk membuat produksi dari Indonesia memiliki daya saing yang lebih tinggi dibandingkan mitra dagangnya, sehingga Indonesia turut memperoleh keuntungan dari adanya perdagangan di antara kedua negara.
The trend of trade between Indonesia and European Union has a tendency to increase each year. This increase leads the trade and investment agreement between Indonesia and European Union in 2009. It is based that development that this research tries to analyzes whether Indonesia has the potency to take advantages at the same level as European Union. This research analysis is conducted using Normalized Index which is developed from revealed comparative advantage to calculate comparative advantage. The result of this research shows that Indonesia has bigger comparative advantage on raw or primary products and labor intensive product. Meanwhile, European Union has bigger comparative advantage on technological advanced products and products requiring capital intensive. Infrastructure development and more efficient regulation is believed to important factors in order to make Indonesian products compete better compare to its trade fellow. Therefore, Indonesia could also have advantages from the trade between the two partners
Kata Kunci : comparative advantage, revealed comparative advantage, Normalized Index, bilateral trade between Indonesia-European Union, keunggulan komparatif, perdagangan bilateral Indonesia-Uni Eropa