Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Perubahan Peringkat Obligasi Pada Harga Saham Perusahaan Dan Industri Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2003-2011

SETYAREZ, ATRIA SANDHI (Adv.: Mamduh M. Hanafi, Dr., M.B.A.), Mamduh M. Hanafi, Dr., M.B.A.

2012 | Skripsi | S1 Management

Penelitian ini meneliti tentang dampak perubahan peringkat obligasi terhadap harga saham perusahaan dan industri. Menggunakan pengumuman perubahan peringkat dari Pefindo antara tahun 2003 sampai dengan Oktober 2011, penelitian ini menggunakan metode event study. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan sampel yang didapat yaitu 52 peningkatan peringkat obligasi, 276 sampel industri peningkatan peringkat, 16 penurunan peringkat dan 33 sampel industri penurunan peringkat. Abnormal return yang digunakan ialah dari market adjusted model.

Periode pengamatan selama 11 hari, yaitu 10 hari sebelum dan satu hari pada saat pengumuman penetapan perubahan peringkat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kebocoran informasi penetapan perubahan peringkat. Uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov test dan pengujian hipotesis menggunakan one sample t test. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah average abnormal return dan cumulative average abnormal return. Hasil yang didapat dari uji normalitas adalah data telah berdistribusi normal. Sedangkan uji hipotesis menemukan bahwa penetapan peningkatan peringkat merupakan berita baik bagi para investor dan sebaliknya, penetapan penurunan peringkat dianggap sebagai berita buruk oleh para investor. Penelitian ini tidak menemukan adanya dampak yang signifikan pada tingkat industri. Hal ini menandakan bahwa investor di Indonesia tidak menanggapi dampak perubahan peningkatan.

This study analyzes the effect of corporate bond rating changes to share prices in companies and industries. This study used event study as the method by using rating changes announcement from PEFINDO in 2003 until October 2011.

The samples are taken by purposive sampling method and the results are 52 upgrades with 276 rival companies and 16 downgrades with 33 rival companies. To obtain abnormal returns, market adjusted model are applied. Event windows are 11 days which 10 days before the rating announcement and the day of rating announcement. The event windows were taken in order to anticipate the leak of information of rating changes. Normality tests that used are Kolmogorov-Smirnov test and hypothesis tests that used are one sample t test. The variables are average abnormal returns and cumulative average abnormal returns.

The outcome from normality tests is data has normal distribution. Hypothesis tests found that upgrades cause increase of share prices and downgrades cause decrease of share prices. The result indicates that upgrades are good news and vice versa, downgrades are the bad news. Nevertheless, this study does not find intra-industry effect. Investors in Indonesia do not react toward rating changes from the other companies.

Kata Kunci : peringkat obligasi, abnormal return, efek intra industri, event study, bond rating changes, intra-industry effect, event study, abnormal return


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.