Analisis Faktor Suku Bungan SBI Dan Inflasi Terhadap Jumlah Unit Penyertaan Produk Reksadana Pendapatan Tetap PT Sinarmas Sekuritas
SEPUTRO, YOHANES ANDY (Adv.: Slamet Sugiri, Prof., Dr., M.B.A.), Slamet Sugiri, Prof., Dr., M.B.A.
Reksadana mernpakan salah satu alternatif investasi terus mengalami perkembangan. Hal ini ditunjukan bahwa jumlah dana kelolaan dari reksadana di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. PT. Sinarmas Sekuritas sebagai salah satu perusahaan yang memiliki produk reksadana, perlu mencermati adanya pengaruh beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhi preferensi investor dalam melakukan investasi di produk reksadana miIik PT. Sinarmas Sekuritas. Preferensi ini dapat ditunjukan oleh jumlah flutuasi unit penyertaan. Faktor ekonomi yang dianggap emberikan pengaruh pada unit penyertaan produk reksadana diantaranya adalah suku bunga SET dan inflasi. Diharapkan dengan mengetahui bagaimana pengaruh faktor perekonomian terhadap unit penyertaan, dapat membantu PT. Sinarmas Sekuriras dalam menyusun strategi untuk menghadapi persaingan produk reksadana Selain membantu pihak PT. Sinarmas Sekuritas penelitian ini juga diharapkan dapat menambah referensi tentang produk reksadana.
Penelitian ini dilakukan dengan mengambil salah saru produk dari PT. Sinarmas Sekuritas yaitu Danamas Stabil, yang merupakan reksadana pendapatan tetap. Data yang digunakan adalah data unit penyertaan dari Danamas Stabil, data suku bunga SBI dan lnflasi dengan periode 47 bulan mulai dari Januari 2006 sampai dengan November 2009. Analisis pengaruh faktor Suku bunga SET dan Inflasi terhadap unit penyertaan Danamas stabil dilakukan dengan analisis statistik deskriptif uji F untuk melihat pengaruh faktor secara serempak, uji t untuk melihat pengaruh faktor secara parsial, dan regresi linear berganda.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa faktor suku bunga SBI dan inflasi memiliki pengaruh secara signifikan terhadap unit penyertaan Danamas Stabil baik secara parsial maupun serempak. pengaruh terkuat ditunjukan oleh inflasi dengan hubungan positif, sedangkan suku bunga SBI mempengaruhi dengan hubungan negative.
Kata Kunci : income, reksadana, reksadana pendapatan tetap, unit penyertaan, SBI inflasi, PI. Sinannas Seknritas, fixed-income