Laporkan Masalah

Karakteristik Peran dalam Pekerjaan dan Keluarga, Konflik Pekerjaan-Keluarga dan Pengaruhnya Terhadap Well-Being Karyawan (Studi pada Bank Indonesia Yogyakarta dan Semarang)

Sepriyanti, Lisna (Adv. Drs. Gugup Kismono, M.B.A), Drs. Gugup Kismono, M.B.A

2014 | Skripsi | S1 Management

Dualisme peran yang banyak dihadapi oleh karyawan menciptakan tantangan bagi mereka untuk dapat menyeimbangkan dua sisi dalam kehidupan, pekerjaan dan keluarga. Penelitian ini merupakan replikasi ciari penelitian yang dilakukan oleh Parasuraman dan Simmers tahun 2001. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari tekanan-tekanan yang datang dari peran seseorang dalam pekerjaan dan keluarga terhadap konflik pekerjaan-keluarga dan well-being, pengaruh konflik pekerjaan-keluarga terhadap well-being, dan pengaruh mediasi konflik pekerjaan-keluarga terhadap hubungan masing-masing karakteristik peran pekerjaan dan keluarga dengan well-being.



Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan Bank Indonesia Yogyakarta dan Semarang yang sudah menikah. Hipotesis-hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan metode regresi berganda dan pengujian pengaruh mediasi konflik pekerjaan-keluarga antara variabel karakteristik peran dalam pekerjaan dan karakteristik peran dalam keluarga terhadap well-being karyawan didasarkan pada konsep Baron & Kenny, 1986. Hasil empiris penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan-tekanan yang datang dari domain pekerjaan maupun keluarga dapat mempengaruhi munculnya konflik pekerjaan-keluarga yang mungkin dihadapi oleh seseorang. Konflik ini nantinya akan mempengaruhi kepuasan keluarga dan stres yang dialami dalam hidup seseorang. Bagitu juga dengan konflik pekerjaan keluarga yang memediasi hubungan berbagao stressor peran terhadap kepuasan keluarga dan stres. Hasil ini mengindikasikan pentingnya sikap manajemen dalam pengambilan kebijakan-kebijakan yang dapat mengakomodasi kepentingan keluarga untuk menekan adanya pengaruh konflik pekerjaan-keluarga.

Kata Kunci : Otonomi, fleksibilitas, keterlibatan kerja, komitmen waktu kerja, tuntutan keluarga, keterlibatan keluarga, komitmen waktu keluarga, konflik pekerjaan-keluarga, well-being, kepuasan kerja, kepuasan karir, kepuasan keluarga, stres hidup


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.