Laporkan Masalah

Penentuan Tarif Pemeriksaan Laboratorium Menggunakan Activity Based Costing Dibandingkan dengan Metode Konvensional (studi Kasus Pada Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA)

SELVIANI, YULIA (Pembimbing: R. A. Supriyono, Prof., Dr., S.U), R. A. Supriyono, Prof., Dr., S.U

2011 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks ini, keakuratan dalam penentuan tarif produk atau jasa sangatlah penting. Tak terkecuali untuk perusahaan jasa seperti rumah sakit. Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA merupakan salah satu contoh perusahaan jasa yang sangat membutuhkan keakuratan dalam penentuan tarif jasanya.

Untuk memenuhi kebutuhan akan keakuratan dalam penentuan biaya produk atau jasa, maka manajemen perusahaan harus memiliki sistem penghitungan biaya yang baik, sehingga mampu menghasilkan penghitungan biaya yang akurat yang dapat mencegah distorsi biaya. Activity Based Costing (ABC), merupakan sistem akuntansi biaya modern di mana sistem penghitungan biaya produk atau jasa didasarkan pada aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dalam menghasilkan produk atau jasa.

ABC terdiri dari dua tahap, yaitu pertama melacak biaya pada berbagai aktivitas dan kemudian ke berbagai produk. Sistem ABC menggunakan cost driver dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan system tradisional yang hanya menggunakan satu atau dua cost driver berdasar unit. Oleh karena itu, sistem ABC mampu menentukan biaya produk yang lebih akurat karena disesuaikan dengan porsi konsumsi masing-masing cost driver. Selain itu, sistem ABC dapat meningkatkan mutu pengambilan keputusan sehingga dapat membantu pihak manajemen memperbaiki perencanaan strategisnya.

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui apakah bagian laboratorium Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA memenuhi kriteria untuk penerapan ABC, (2) untuk mengetahui bagaimana penentuan tarif jasa pelayanan medis pada bagian laboratorium Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA menggunakan ABC, (3) untuk mengetahui apakah penentuan tarif jasa pelayanan jasa medis bagian laboratorium Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA didasarkan pada perhitungan biaya atau ditentukan oleh pasar, (4) untuk mengetahui penentuan tarif jasa pelayanan medis bagian laboratorium Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA menggunakan metode konvensional, (5) untuk mengetahui perbedaan penentuan tarif jasa pelayanan medis pada bagian laboratorium Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA dengan menggunakan kedua metode tersebut, dan (6) untuk mengetahui apakah ABC dapat membantu pihak manajemen Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA dalam menentuan tarif jasa pelayanan medis pada bagian laboratoriumnya.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa instalasi laboratorium Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA memenuhi syarat penerapan sistem ABC yaitu: (1) diversitas produk relatif tinggi, yaitu menghasilkan 22 jenis pemeriksaan yang menggunakan peralatan medis yang sama, (2) menghadapi persaingan yang ketat, (3) biaya pengukuran relatif rendah karena informasi yang dibutuhkan untuk sistem ABC telah tersedia.

Perhitungan antara tarif konvensional dengan tarif hasil perhitungan ABC menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dan dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem ABC dapat dipertimbangkan untuk diterapkan sebagai sistem akuntansi biaya baru pada instalasi laboratorium Rumah Sakit Ibu dan Anak ADINA untuk membantu menentukan tarif jasa pemeriksaan laboratorium yang lebih akurat.

In more complex business environment, accuracy in determining cost of product/service is very important. Not excepted in service organization like hospital. RSIA ADINA is one of service organization sample that very needs accuracy in determining the service rates.

To meet the need for accuracy in determining cost product/services, campany management should have a good cost accounting system, so as to produce an accurate cost calculation that can prevent cost distortion. Activity Based Costing (ABC)is a modern cost accounting system where product/service cost calculation based on activities by the company in produce the product/service.

ABC system consists of 2 steps. First, it traces the cost to the activities and then to theproduct it selves. ABC system uses many cost drivers compared with traditional system that only uses one or two cost driver based on unit. Because of that, ABC system is able to determine accurate product cost because adapted to the consumption portion of each cost driver. In addition, the ABC system can improve the quality of decision making so that it can help to improve the management of strategic planning.

The aims of this research are : (1) knowing whether laboratory installation of RSIA ADINA has the criteria needed to apply activity based costing, (2) knowing how to determine the laboratory services rate of RSIA ADINA using ABC, (3) knowing whether services rate determine laboratory installation of RSIA ADINA based on cost calculation or market, (4) knowing how to determine the laboratory services rate of RSIA ADINA using convensional method, (5) knowing the differences of services rate determining using both of method, and (6) knowing whether ABC can help management of RSIA ADINA in determining services rate of laboratory installation.

The result shows that laboratory installation in RSIA ADINA fulfills the requirement of ABC system, those are: (1) high product diversities, i.e. 22 types of checking use the same medical equipment, (2) having strong competition, (3) low measurement rate because the information used for ABC system is available.

The calculation of conventional rate with ABC rate shows significant different. And the result of this research can be concluded that ABC system can be considered to implemented as new cost accounting system in laboratory installation of RSIA ADINA to help services rate determining more accurate.

Kata Kunci : activity based costing, cost driver, tarif jasa pelayanan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.