Muatan Informasi Rasio-Rasio Laporan Arus Kas Pada Perusahaan Bertumbuh dan Tidak Bertumbuh
Sayiful Iqbal (Pemb : Dr. Suwardjono, M.Sc), Dr. Suwardjono, M.Sc
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan tambahan bukti empiris yang dapat menunjukkan bahwa laporan arus kas yang ditetapkan SFAS No.95 dan PSAK No.2 memiliki muatan informasi dan muatan informasi tersebut berbeda antara dalam perusahaan bertumbuh dan dalam perusahaan tidak bertumbuh. Bukti ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pemakai laporan keuangan, pendidik, dan peneliti-peneliti yang berkonsentrasi pada ilmu-ilmu akuntansi dan keuangan.
Jumlah sampel sebanyak 92 perusahaan manufaktur dikelompokkan menjadi perusahaan bertumbuh dan perusahaan tidak bertumbuh dengan menggunakan analisis faktor. Hipotesis dikembangkan dengan variable CAR (Cummulative Abnormal Return) sebagai variable dependen dan rasio-rasio laporan keuangan sebagai variable independen. Alat Chow-test dan T-test (modifikasian) digunakan dalam pengujian hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak satupun rasio-rasio laporan arus kas yang memiliki asosiasi signifikan dengan CAR. Artinya, rasio-rasio laporan kas yang tidak memiliki muatan informasi yang dapat ditangkap oleh pelaku pasar modal. Hal ini terjadi pada kedua kelompok sampel
The research objective is to create additional empirical evidences shows that cash flow statement, stated in SFAS No.95 and PSAK No.2, has information content and there is difference between growing companyÂ’s and non-growing companyÂ’s information content. This evidence can benefit for financial statement end-users, educator, and researchers who concentrate in accounting and finance.
The sample amount of 92 manufacture companies grouped as growing company and non-growing company group using factor analysis Hypothesis expanded using cumulative abnormal return (CAR) as dependent variable and financial statement ratios as independent variable. Chow-test and T-test (modified) used to test hypothesis
The result shows there is no one cash flows statement ratios statisfically significant associate with cumulative abnormal return (CAR). In other word, cash flows statement ratios have not information content captured by capital market. The result obtained from all sample groups.
Kata Kunci : Information Content, Cash Flow Statement, Growing and Non-Growing Company, Muatan Informasi, Laporan Arus Kas, dan Perusahaan Bertumbuh dan Tidak Bertumbuh