Analisis Pembangunan Ekonomi, Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan, Dandiskriminasi Jender Di Pasar Tenaga Kerja Indonesia Periode 1993-2007: Analisis Data Panel
SATRIO, HARSA KUNTHARA (Adv.: Muhammad Ryan Sanjaya, S.E., M.Int.Dev.Ec.), Muhammad Ryan Sanjaya, S.E., M.Int.Dev.Ec.
Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, pertama, untuk mengetahui fenomonea bentuk U pada partisipasi tenaga kerja perempuan terhadap Produk Domestik Regional Bruto per
capita (PDRB per kapita) dalam 21 provinsi, yang memayungi tujuan penelitian pada perubahan struktural dari sektor pertanian, sektor indsutri dan sektor jasa. Termasuk juga
pengaruh faktor rata rata upah laki-laki dan faktor dari rata rata pendidikan per provinsi terhadap partisipasi tenaga kerja perempuan. Kedua, untuk menganalisis adanya
diskriminasi jender pada upah. Dengan penelitian turunannya adalah menganalisis fenomena wage schooling locus, wage premium secara keseluruhan anatara laki laki dan perempuan, wage premium bagi perempuan yang menikah, motherhood penalty dan menganalisis kecenderungan dalam pemilihan kombinasi jam kerja dan mengurus rumah tangga. Objek penelitian ini adalah 21 Provinsi yang sama dengan tujuan penelitian utama yang lainnya. Data yang dipakai adalah data sekunder dengan periode amatan selama 2000-2007, menggunakan data SUSENAS pada penelitian pertama dan IFLS 1- 4 pada penelitian kedua. Dengan menggunakan metode fixed effect penelitian ini menghasilkan
beberapa temuan. Temuan pada tujuan pertma yaitu; (1) tidak terjadi fenomena U antara partisipasi tenaga kerja perempuan dengan pembangunan ekonomi; (2) tidak adanya
transformasi struktrual pererkomian anatara sektor pertanian, industri dan jasa yang berpengaruh pada partisipasi tenaga keja perempuan; (3) pertumbuhan upah rata-rata dari laki laki negatif mempengaruhi partisipasi tenaga kerja perempuan; (4) adalah faktor dari rata rata pendidikan per provinsi memiliki pengaruh negatif terhadap
partisipasi tenaga kerja perempuan. Sedangkan dari hasil penelitan mengenai diskriminasi upah pada jender adalah; (1) fenomena wage schooling locus terjadi di Indonesia; (2), adanya wage premium antara perempuan dan laki laki; (3) efek pernikahan akan meningkat pertumbuhan upah pada laki laki; (4) efek pernikahan pada perempuan akan meningkatkan pertumbuhan upah namun pertumbuhan upah
perempuan tidak lebih besar dibandingkan efek pernikahaan laki laki; (5) adanya fenomena motherhood penalty; (6) adalah adanya indikasi bahwa perempuan yang sudah menikah dan memiliki anak akan mengoptimalkan waktunya untuk bekerja dan mengurus rumah tangga.
This study are aimed, first, to find out the U-shape phenomenon on women labor in Gross Regional Domestic Product per capita in 21 provinces which the main aim is to investigate the structural changes in agricultural, industrial and service sectors. It includes the influence of male laborÂ’s wages and education factor toward women laborÂ’s participation. Second, to analyse the gender discrimination towards wages. The specific research are
aimed to analyse the phenomenon of wage schooling locus, the overall wage premium between men and women, wage premium for married women, motherhood penalty and
analyse trends in combination of work hoursÂ’ selection and household. The data of this study is secondary data with observations during the period 2000-2007, using SUSENAS
data on the first research and IFLS 1 to 4 in the second research. The methodology of this study is fixed effect and the results are: (1) U phenomenon does not occur between participation of women labor and the economic development; (2) the absence of sturcutral economy transformation between agricultural, industrial and services that affect women labors participation; (3) the growth of the average wage of men negatively affect women
labors participation; (4) factor of the average women labors education per province has a no effect on their participation. While the results of research on the gender wage discrimination are; (1) the phenomenon of wage schooling locus occurred in Indonesia; (2), the existence of wage premium between women and men; (3) the effect of marriage will increase the growth of wage on men labor; (4) the effect of marriage on women will increase the growth of womens wages but wage growth is not greater than the effect of marriage in men; (5) the existence of the phenomenon of motherhood penalty; (6) the indication that women who are married and have children will optimize the time to work and take care of the household.
Kata Kunci : U-shape, the structural transformation, the average wage of men labor, female education, wage schooling locus, wage premium, motherhood penalty, fixed effect, optimization of female workers, transformasi strukrutal, rata rata upah laki laki, pendidikan pe