Pengaruh Pengumuman Perubahan Peringkat Obligasi terhadap Return Saham Di bursa Efek Indonesia(BEI)
SATITI, AYU (Pembimbing: Eduardus Tandelilin, Prof., Dr., M.B.A.), Eduardus Tandelilin, Prof., Dr., M.B.A.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh peristiwa pengumuman perubahan upgrade dan downgrade peringkat obligasi terhadap return saham. Event date yang dipilih adalah tanggal pengumuman perubahan peringkat obligasi yang dikeluarkan PT Pefindo sebagai lembaga pemeringkat di Indonesia.
Penelitian ini diadakan untuk menginvestigasi reaksi harga saham di Bursa Efek Indonesia terhadap peristiwa pengumuman upgrade dan downgrade peringkat obligasi. Sampel penelitian terdiri dari seluruh saham yang melakukan bond rating selama tahun 2000- 2010 yang terdaftar di BEI. Untuk menguji kandungan informasi dari peristiwa pengumuman perubahan peringkat obligasi digunakan metode event study. Metode pengujian hipotesis menggunakan one sample t test pada periode 10 hari sebelum dan 5 hari sesudah tanggal peristiwa. Market adjusted model digunakan untuk menghitung ada tidaknya abnormal return.
Pada umumnya terdapat abnormal return negatif di sekitar pengumuman downgrade peringkat obligasi dan terdapat abnormal return positif di sekitar pengumuman upgrade peringkat obligasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia, khususnya Bursa Efek Indonesia memiliki reaksi yang signifikan terhadap pengumuman upgrade dan downgrade peringkat obligasi.
The objective of this research is to examine the effect of bond rating changes announcement both upgrade and downgrade to stock return. The event date is the time when PT Pefindo as a rating agency in Indonesia announce the changes of bond rating.
This research was done to investigate the reaction of stock price in Indonesia Stock Exchange to event bond rating upgrade and downgrade announcement. The sample of this study consist of all stock that bond rating and listed in BEI during 2000-2010. Event study method is used to analyze information content from bond rating changes announcement. The hypotesis research method used one sample t-test between 10 days before and 5 days after bond rating date. Market adjusted model used to calculate whether there is any abnormal return.
Generally, the were negative abnormal return at bond rating downgrade announcement and there were positif abnormal return at bond rating upgrade announcement. Event study method is used to analyze information content from bond rating changes announcement. The result is Indonesian Capital Market, especially Indonesian Stock Exchanges significantly react to bong rating upgrade and downgrade announcement.
Kata Kunci : abnormal return, event study, bond rating upgrade, bond rating downgrade, upgrade peringkat obligasi, downgrade peringkat obligasi,