Perbedaan Reaksi Pasar Sebelum dan Selama Krisis Moneter atas Pengumuman Laba Pada Perusahaan yang Terdftar Di Bursa Efek Jakarta
Sari, M.M. Ratna (Adv.: Prof. Dr. Zaki Baridwan, MSc.), Prof. Dr. Zaki Baridwan, MSc.
Informasi mengenai kinerja perusahaan terutama informasi tentang profitabilitas diperlukan untuk menilai perubahan potensi sumber daya ekonomi yang mungkin dapat dikendalikan di masa depan. Informasi laba merupakan salah satu informasi penting yang digunakan oleh investor untuk menilai kinerja perusahaan.
Sejumlah hasil riset empiris mengatakan bahwa pengumuman laba memiliki kandungan informasi yang dapat bermanfaat bagi investor untuk mengestimasi nilai yang diharapkan dan risiko dari return saham, dan informasi laba berpengaruh terhadap harga saham di Bursa Efek Jakarta. Studi empiris tentang krisis mengatakan bahwa krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia memberikan pengaruh yang besar terhadap tingkah laku pelaku pasar di Indonesia. Krisis ekonomi yang terjadi mengakibatkan ketidakpastian ekonomi, stagnasi di bidang industri dan jatuhnya daya beli, sehingga para pelaku pasar akan berhati-hati dalam menentukan investasi yang paling tepat. Penelitian ini menguji dampak krisis moneter terhadap reaksi pasar di Bursa Efek Jakarta, dimana sampel penelitian yang digunakan terdiri dari 65 perusahaan manufaktur dan 46 perusahaan non manufaktur. Variabel penelitian menggunakan rata-rata return tidak normal yang terjadi diseputar tanggal pengumuman laba. Hasil pengujian hipotesis dengan uji beda dua rata-rata dan uji t antara periode sebelum dan periode selama krisis moneter, membuktikan bahwa ada
perbedaan yang signifikan atas reaksi pasar antara kedua periode tersebut untuk keseluruhan sampel dan untuk masing-masing kelompok, khususnya pada periode peristiwa pengumuman dan beberapa hari setelahnya. Hal tersebut konsisten dengan penelitian sebelumnya, bahwa pengumuman laba mempunyai kandungan informasi.
Information of a company's performance, primarily about profitability, is necessary to value the changes of potential economic resources that could be controlled in the future. Earnings information could be used by investor to value companies' performances. A series of empirical researches state that earnings announcement has information content that useful to investor to estimate expected value and risk of
stock return, and earnings information affects stock price at the Jakarta Stock Exchange. Empirical studies about crisis state that the Indonesia economic crisis greatly influences behavior of market participants in Indonesia. The crisis causes economic encertainty, industry stagnation, and the fall of purchasing power, so market participants would carefully decide the most appropriate investment. This research tests the impact of monetary crisis on market reaction at Jakarta Stock Exchange, with sample research of 65 manufacturing and 46 non manufacturing companies. Variable used in this research is the average abnormal return around the earnings announcement date. Hypothesis testing with uji beda rata-rata and t-test between the period of before and during the crisis, concludes that there is a significant difference on
market reaction between the two periods for the whole sample and for each group, especially at the announcement event and several days afterwards. This is consistent with previous researches, i.e. earnings announcement does have information content.
Kata Kunci : kandungan informasi, reaksi pasar, krisis moneter, information content, market reaction, monetary crisis.