Laporkan Masalah

Evaluasi Implementasi Sistem Akuntabilits Kinerja Instansi Pemerintah (Studi pada Pemerintah Kabupaten Sleman)

Sari, Ira puspita (Adv.: Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., CMA, Alk., CA), Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., CMA, Alk., CA

2016 | Tesis | S2 Magister Accountancy

Dalam rangka pelaksanaan asas akuntabilitas, maka seluruh instansi pemerintah di Indonesia wajib melaksanakan Sistem AKuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). SAKIP terdiri dari empat komponen utama, yaitu perencanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan logis dalam setiap komponen SAKIP dan faktor-faktor yang mempengaruhi ada tidaknya kesesuaian informasi pada SAKIP Kabupaten Sleman. Performance Blueprint digunakan untuk menguji hubungan logis dan ketepatan indikator kinerja yang digunakan. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen SAKIP Kabupaten Sleman sebagian besar sudah menunjukkan kesesuaian informasi pada dokumen perencanaan hingga dokumen pelaporan. Selain itu indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Sleman masih berbasis pada service delivery outcome, belum berbasis pada community outcome. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesesuaian informasi dalam SAKIP kabupaten Sleman adalah adanya koordinasi yang baik, kemampuan sumber daya manusia, dan pemahaman yang baik terhadap peraturan perundangan.

In order to implement accountability principle, then all government agencies in Indonesia should implement Government Performance Accountability System (SAKIP). SAKIP has four main components, namely planning, measurement, reporting, and evaluation.

This study aims to evaluate the logical correlation in each component of SAKIP and factors that influence the information conformity on SAKIP of Sleman district. Performance Blueprint was used to test the logical correlation and accuracy of performance indicators used. This research uses qualitative method with case study approach. The results showed that most components of SAKIP in Sleman district have already demonstrated the information conformity in planning documents to reporting documents. In addition, performance indicators of Sleman District Government are still based on service delivery outcomes, not based on community outcomes. Factors that influence the conformity of information in Sleman district SAKIP are good coordination, human resources ability, and a good understanding on the legislation.

Kata Kunci : SAKIP, Performance Blueprint, logic model, four quadrant analysis, Institutional Isomorphism, analisis empat kuadran, Isomorfisma Kelembagaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.