Laporkan Masalah

PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN SISTEM PELAPORAN TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN MANAJAMEN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DI INDONESIA

SAPRUDIN (Pembimbing: DRS. HARMANTO, M.SOC.SC), DRS. HARMANTO, M.SOC.SC

2012 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian irri bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh kejelasan sasaran anggaran dan sistem pelaporan terhadap efektivitas sistem pengendalian manajemen pada rumah sakit umum daerah (RSUD) di Indonesia serta menghitung besarnya pengaruh kedua variahel tersebut terhadap efektivitas sistem pengendalian manajemen.

Penelitian dilakukan terhadap semua RSUD yang ada di seluruh Indonesia. Populasi RSUD yang ada sebanyak 324 buah. Dengan alasan respon rate di Indonesia berkisar 20 sampai 25 persen, maka peneliti memutuskan untuk mengirimkan kuesioner keseluruh RSUD.

Pengujian validitas dilakukan dengan pearson correlation dengan melakukan korelasi antara skor butir pertanyaan dengan total skor. Dari uji tersebut menunjukkan semua item pertanyaan valid. Tingkat reliabilitas dihitung dengan menggunakan uji statistik cronbach alpha. Nilai cronbach alpha yang dihasilkan semua di atas 0,70 yang berarti semua variabel yang digunakan dalam penelitian ini sudah reliabel.

Selain uji validitas dan reliabilitas juga dilakukan uji aSLUTIsi klasik, yaitu uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Hasilnya menunjukkan tidak terjadi multikolinearitas, heteroskedastisitas dan variahel yang digunakan mempunyai distribusi normal.

Analisa data dilakukan dengan pendekatan regresi berganda (multiple regression) dengan tingkat alpha 0,05 (5%). Pengujian korelasi parsial dengan menggunakan t-test menunjukkan bahwa kejelasan sasaran anggaran tidak berpengaruh terhadap efektivitas sistem pengendalian manajemen, Sedangkan sistem pelaporan berpengaruh terhadap efektivitas sistem pengendalian manajemen.

Pengujian secara simultan dilakukan dengan Fste«. Hasilnya menunjukkan bahwa kejelasan sasaran anggaran dan sistem pelaporan berpengaruh terhadap efektivitas sistem pengendalian manajemen. Koefisien determinasi (RL.) yang dihasilkan sebesar 0,105 dan F signifikansi sebesar 0,002.

The aim of this research is to gain empirical evidence about the influence of budget goal clarify and reporting system on the management control system effectiveness in the regional general hospital in Indonesia. This research also count the size of that two variable above on the management control system effectiveness.

The research is done on all of Indonesian regional hospital. The population of regional hospital is 324. With the reasons that Indonesian respons rate about 20-25%, so I decide to send the questioner to all of regional hospital.

Validity test is done using pearson correlation with make the correlation between question item score and the total score. This test saw that all the question item are valid. Reliability level is counted using CRONBACH ALPHA statictic test. All of the cronbach alpha are above 0,70, it means all of the variable in this research are reliable.

Beside validity and reliability test, I do clasic assumption test, is: multicolinearity, heteroscedasticity, and normality test. The result sow that there there is no multicolinarity, heteroscedasticity and abnormality variable distribution.

Data analysis is done using multiple regression approach with alpha level 0,05. Partial correlation test is done using T-test so that budget goal clarify does not influence the management control system effectivity. The simultance examination is done by F-test. The result sows that budget goal clarify and reporting system influence the management control system effectivity. The determination coeffisien (R2) is 0,105 and Fsig = 0,002.

Kata Kunci : budget goal clarify, reporting system, control system, regional general hospital, Indonesia, kejelasan sasaran anggaran; sistem pelaporan; sistem pengendalian manajemen; rumah sakit umum daerah; Indonesia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.