Laporkan Masalah

ANALISIS TERHADAP MANAJEMEN LABA SEBAGAI RESPON UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN TAHUN 1994 DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

SANTIOSO, LINDA (pembimbing: DR. JOGIYANTO HM, MBA.), DR. JOGIYANTO HM, MBA.

2012 | Tesis | S2 Accounting

Akuntansi yang kita kenal dan kita ketahui selama ini sebagai wadah atas informasi keuangan perusahaan memang tidak sempurna dan tidak dapat dilepaskan dari estirnasi, kebebasan dalam memilih berbagai metode altematif yang ada clan terkadang melibatkan subyektivitas dari manajemen itu sendiri. Dengan adanya fleksibilitas ini rnaka akan memicu timbulnya perilaku manajemen laba dalam penyusunan Laporan Keuangan. Hal ini disebabkan karena manajemen sebagai pihak yang menyediakan informasi keuangan clan secara langsung terlibat clalam kegiatan perusahaan, cenderung untuk melaporkan segala sesuatu yang dapat memaksimumkan utilitas dirinya. Seperti yang telah diketahui pada tahun 1994 pemerintah mengadakan reformasi perpajakan yang salah satunya menghasilkan perubahan tarif pajak penghasilan yang berlaku.

Penelitian ini bertujuan untuk menclapatkan bukti empiris bahwa dengan adanya perubahan tarif pajak penghasilan yang barn. praktek manajemen laba masih tetap dilakukan di Indonesia clan apakah faktor ukuran perusahaan, tingkat hutang perusahaan serta tingkat kepemilikan manajemen dapat mempengaruhi terjadinya manajemen laba.

Sarnpel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dengan periode pengamatan sebanyak 6 tabun yaitu dari tabun 1992 sampai dengan 1997. Nilai discretionary accrual pada periode setelah adanya perubahan lebih tinggi dan berbecla secara signifikan dari nol. Dalam menganalisa data digunakan analisa regresi dan uji paired samples t-test .

Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa discretionary accrual pada periode setelah adanya perubahan lebih tinggi daripada periode sebelumnya. Hal ini berarti bahwa dengan adanya perubahan tarif pajak penghasilan, praktek manajemen laba masih tetap dilakukan. Selanjutnya ditemukan pula bahwa tinclakan manajemen laba dapat dipengaruhi oleh faktor ukuran perusahaan clan tingkat hutang perusahaan sedangkan faktor tingkat kepemilikan manajemen tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba.

As we know so far accounting is a way to describe firm's financial information is not perfect and can not be release from estimation, alternatives methods and subjectivity. This flexibility will induce management to do earnings management in preparing financial report. This is happening because management as a part that provides financial information and directly involved in firm's activities, intends to report all things that can maximize their utilities. As we know, in 1994 government did tax reformation, which one of them resulted in changing of corporate income tax rate.

The objective of this study was to find empirical evidence that with the changes in corporate income tax rate, whether earnings management are still done in Indonesia and whether firm size, debt level and manager ownership will cause earnings management.

Samples used in this study are manufacture firms with six years observation periods from 1992 through 1997. Discretionary accrual after the changes period was higher and statistically significant. This study used multiple regression analysis and paired samples t-test in analyzing data.

Result of this study shows statistically significant that discretionary accrual after the changes period were higher than before. This indicates that with the changing of corporate income tax rate earnings management are still done. This study also find that firm size and debt level will effect earnings management, but manager ownership have no effect on earnings management

Kata Kunci : Institusional, Innovasi, Strategic MSDM, Perpajakan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.