Laporkan Masalah

Analisis Efektifitas Pengendalian Internal Untuk Mencegah Dan Mendeteksi Kecurangan(studi Kasus Pada Bank X Tahun 2008 dan 2009

SANTININGTYAS, RUTH (Pembimbing: Suyanto, S.E., M.B.A., Ak.), Suyanto, S.E., M.B.A., Ak.

2011 | Skripsi | S1 Accounting

Sistem pengendalian internal yang mampu untuk dapat mencegah dan mendeteksi kecurangan secara tepat waktu merupakan isu yang cukup penting di perusahaan, khususnya pada industri perbankan yang berbasis pada kepercayaan dan memiliki risiko lebih tinggi daripada industri lain. Perbankan merupakan salah satu industri yang memiliki regulasi paling ketat di Indonesia karena masyarakat mempercayakan uangnya kepada bank untuk disimpan dan dikelola. Tingginya transaksi tunai yang terjadi sehari-hari merupakan salah satu risiko bawaan kecurangan yang cukup signifikan. Apabila risiko kecurangan tidak ditangani dengan baik, maka akan dapat mencemarkan nama baik bank atau bahkan menyebabkan bank menjadi kolaps. Bank X merupakan bank daerah di Propinsi Z yang memegang peranan yang cukup vital dalam perekonomian Propinsi Z dan memiliki beberapa tugas yang secara khusus diberikan kepadanya oleh Pemerintah Propinsi Z. Bank X telah memiliki pengendalian internal yang baik dan sesuai dengan Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.


Peneliti melakukan studi kasus dengan menggunakan metode deskriptif analitis untuk meneliti kondisi dan efektivitas pengendalian internal dalam mendeteksi dan mencegah kecurangan di Bank X. Hasil penelitian menyatakan bahwa Bank X telah memiliki pengendalian internal yang cukup memadai, namun belum memiliki semua elemen-elemen kunci yang dibutuhkan untuk dapat secara efektif mencegah dan mendeteksi kecurangan. Dengan demikian, Bank X masih membutuhkan perbaikan-perbaikan yang cukup signifikan dalam sistem pengendalian internalnya agar dapat mengantisipasi risiko kecurangan yang ada dalam perusahaan dan menyempurnakan kualitas sistem pengendalian internal yang telah berjalan.

Internal control system which are able to prevent and detect fraud timely is significant issue in companies, especially banking industry which based on trust and posses higher risk than any other industries. Banking is one of the most regulated industry in Indonesia because people entrust their money to bank to be stored and to be managed. There is significant inherent fraud risk in bank due to high cash transaction daily. If the risk of fraud is not handled properly, it can stain bank reputation and moreover lead to bankruptcy. Bank X is a regional bank at Propinsi Z which plays fairly important role to Propinsi ZÂ’s economy and has several tasks that are specifically granted to them by the government of Propinsi Z. Bank X already has a good internal control system and in accordance with Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum set by Bank Indonesia.


Researchers did study case using descriptive analytics method in researching the conditions and effectiveness of internal controls in detecting and preventing fraud at Bank X. The results stated that Bank X has adequate internal control, but do not yet has all the key elements needed to effectively prevent and detect fraud. Thus, Bank X still require improvements significant enough in its internal control systems in order to anticipate the risk of fraud within the company and improve the quality of internal control system has been running.

Kata Kunci : internal control system, fraud, banking, effectiveness, sistem pengendalian internal, kecurangan, perbankan, efektivitas.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.