Laporkan Masalah

Komite audit, manajemen laba, dan return tidak normal perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta

Sanjaya , I Putu Sugiartha (Adv.Dr. Jogiyanto HM, MBA), Dr. Jogiyanto HM, MBA

2014 | Tesis | S2 Accounting

Studi ini menginvestigasi apakah keberadaan komite audit dapat mengurangi manajemen laba. Studi ini juga menginvestigasi apakah pasar bereaksi atas pengumuman pembentukan komite audit di Bursa Efek Jakarta. Akhimya, studi ini juga menganalisis hubungan antara variabel independen (akrual diskresioner, komite audit, dan interaksi antara akrual diskresioner dengan komite audit) dengan variabel dependen (kumulatif return tidak normal).


Untuk menguji hipotesis altematif, studi ini menggunakan perusahaan - perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta yang mengumumkan laporan keuangan selama tahun 1999-2002. Ada 136 perusahaan yang dikumpulkan dari perusahaan - perusahaan manufaktur.


Pengujian hipotesis (H I, H2a, dan H2b) dilakukan dengan independent sample t-test. Hasil pengujian hipotesis ini menunjukkan bahwa komite audit dapat mengurangi manajemen laba. Hasil ini menegaskan bahwa komite audit memiliki suatu peran penting dalam pelaksanaan tata pengelolaan perusahaan yang baik. Pengujian hipotesis (H3, H4, dan H5) dengan menggunakan window selama 7 hari (tiga hari sebelum tanggal pengumuman dan tiga hari setelah tanggal pengumuman). Hasilnya menunjukkan bahwa ada return tidak normal di sekitar tanggal pengumuman. Hasil ini menegaskan bahwa pengumuman komite audit baik yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat memiliki kandungan informasi. Pengujian hipotesis (H6) menggunakan multiple regression. Hasilnya adalah tidak ada variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen. Hasil ini mungkin disebabkan oleh pasar tidak mengetahui dan memahami akrual diskresioner. Di samping itu, akrual diskresioner secara eksplisit tidak ada dalam laporan keuangan.

This study investigates whether audit committee appointment can reduce earnings management. This study also investigates the market reaction on audit committee appointment announcement in Jakarta Stock Exchange (JSX). Finally, this study also analyzes the association between independent variables (discretionary accruals, audit committee, and interaction between discretionary accrual and audit committee) and dependent variable (cumulative abnormal return).


To test alternative hypothesis, the study uses manufacturing companies listed in the Jakarta Stock Exchange, which announce financial statement during 1999-2002. There are 136 samples, which are collected from manufacturing companies.


Using an independent sample t-test, audit committee can reduce earnings management. The result suggests that audit committee has an important role in good corporate governance. Using a window of 7 days (three days before the announcement date and three days after the announcement dates), there is abnormal return surrounding event dates. The result suggests that the announcement of eligible audit committee have information content at window period. Using multiple regression, there are no independent variables that influence the dependent variable. The result suggests that the market is not aware of accrual discretionary and it is not explicitly stated in the financial statement.

Kata Kunci : Komite Audit, Manajemen Laba, dan Return Tidak Normal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.