Laporkan Masalah

Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Sebelum dan Sesudah Penggabungan Usaha di Indonesia(Studi Empiris Penggabungan Usaha Bank 1999-2006)

SANJAYA, ADITYA FERRY (Pembimbing: Irfan Nur Sasmto Dr., M.Si., Ak.), Irfan Nur Sasmto Dr., M.Si., Ak.

2011 | Skripsi | S1 Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja bank sebelum dan sesudah penggabungan usaha. Perbandingan ini dimaksudkan untuk mencari tahu apakah terdapat perbedaan kinerja bank sebelum dan sesudah penggabungan usaha jika diukur dari tiga aspek keuangan yaitu: permodalan, profitabilitas dan likuiditas. Aspek permodalan diwakili oleh Capital Adequency Ratio, aspek profitabilitas diwakili oleh Return on Asset dan aspek likuiditas diwakili oleh Loan to Deposit Ratio. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahun 1999-2006. Dalam membandingan kinerja bank digunakan alat uji statistik Paired Sample T-test untuk data berdistribusi normal dan Mann Whitney U untuk data yang tidak berdistribusi normal.

Hasil penelitian pada aspek permodalan yang diukur dengan CAR menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank sebelum dan sesudah penggabungan usaha. Sementara itu jika dilihat dari aspek profitabilitas yang diukur dengan ROA dan likuiditas yang diukur dengan LDR, kinerja bank sebelum dan sesudah penggabungan usaha memang berbeda secara signifikan. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa perbedaan tersebut bernilai negatif sehingga dapat disimpulkan kinerja pada aspek profitabilitas dan likuiditas sesudah penggabungan usaha lebih baik dibanding setelah penggabungan usaha.

This study aimed to compare the performance of banks before and after the merger. This comparison is intended to find out whether there are differences in bank performance before and after the merger if measured from three financial aspects: capital, profitability and liquidity. Capital aspect is represented by the Capital Adequency Ratio, profitability aspect is represented by Return on Assets and liquidity aspect is represented by the Loan to Deposit Ratio. Periods are used in this study is the year 1999-2006. In comparing the performance of banks use statistical tools Paired Sample T-test for normally distributed data and Mann Whitney U for unnormally distributed data.

Results of research on aspects of capital as measured by the CAR indicate that there is no significant difference between the performance of banks before and after the merger. In the meantime, if viewed from the aspect of profitability as measured by ROA and liquidity as measured by the LDR, the performance of banks before and after the merger is significantly different. The result of hypothesis test showed that the difference is negative so that it can be concluded on the performance aspects of profitability and liquidity after the merger is better than after the merger.

Kata Kunci : merger, capital, profitability, liquidity, Adequency Capital Ratio, Return on Assets, Loan to Deposit Ratio, penggabungan usaha, permodalan, profitabilitas, likuiditas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.