Laporkan Masalah

PENGARUH PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI DAN KETITAKPASTIAN PEKERJAAN (TASK UNCERTAINTY) TERHADAP PERILAKU MANAJER PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI JAWA TIMUR

Saleke, Andang (Adv.:Drs. Mulyadi,N.Se.,Akuntan), Drs. Mulyadi,N.Se.,Akuntan

1994 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah



penggunaan informasi akuntansi sebagai alat penilai dan



ketidakpastian pekerjaan berpengaruh terhadap tingkat



ketegangan manajer. Penelitian ini merupakan replikasi



penelitian Hirst (1983), Hirst memasukkan variabel ketidakpastian pekerjaan sebagai,variabel yang dapat mempengaruhi perilaku manajer berdasarkan model hubungan



sebab akibat yang dikembangkan oleh Thompson (1967). Hasil



penelitian Hirst (1983)menyimpulkan bahwa ada



korelasi negatif penggunaah informasi akuntansi sebagai



alat penilai dan ketidakpastian pekerjaan terhadap tingkat



ketegangan manajer. Sampel penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur yang termasuk dalam kelompok proyek penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan proyek penanaman modal asing (PMA) yang berlokasi di Jawa Timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster sampling dua tahap. Tahap pertama, perusahaan dikelompokkan berdasarkan subsektor usaha industri. Tahap kedua, hasil pengelompokkan perusahaan menurut subsektor usaha industri dikelompokkan berdasarkan proyek PMDN dan PMA.Hasil pengujian statistik dengan analisis regresi



menunjukkan bahwa: (1) penggunaan informasi akuntansi sebagai alat penilai dan ketidakpastian pekerjaan mempunyai



korelasi negatif dan sangat signifikan terhadap



tingkat ketegangan manajer. (2) penggunaan informasi



akuntansi sebagai alat penilai mempunyai korelasi



negatif dan kurang signifikan terhadap ketidakpastian



pekerjaan manajer. Berdasarkan total skor jawaban manajer-manajer menurut variabel penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa:(1) tingkat penggunaan informasi akuntansi sebagai alat penilai adalah tinggi,atau penggunaan informasi akuntansi sebagai alat penilai perilaku atau kinerja manajer-manajer menempati bobot yang paling besar, (2)tingkat ketidakpastian pekerjaan manajer-manajer adalah rendah, atau metode, prosedur, dan kebijakan dalam perusahian umumnya balk, dan (3) tingkat ketegangan manajer-manajer menunjukkan rendah, atau jika manajer-manajer dinilai berdasarkan informasi akuntansi dan dalam ketidakpastian pekerjaan yang rendah, maka mereka tidak mengalami perilaku negatif.

The objective of this study is to know whether realiance



on accounting performance measures and task uncertainty



has influence on job related tension. This research is replication of Hirst research (1983), Hirst included task uncertainty variable as a variable which make influences on the behavior of manager based on the model of cause-effect relationships which Thompson developed(1967). The result of Hirst research (1983) conclude that it has negative correlation in reliance on accounting performance measures and task uncertainty on job related tension.



The study samples are manufacturing industry stablishments



which is including in the group of Foreign Investment



project located in East Java. Derivation of the samples is done in two steps of cluster sampling. The first step is, the companies are to be grouped based on industry subsector. The second step is, the result of it is (the first step) to be grouped based on Domestic Investment and Foreign Investment project.Statistic test result with regresion analysis show that: (1) The reliance on accounting performance measures and the task uncertainty have negative correlation and very significant the job related tension, (2) The reliance on accounting performance measures has a less significant correlation and less significant with the managers' job related tension. Based on the total score of managers' answers according to the research variables, then it can conclude



that: (1) The level of reliance on accounting performance



measures is high, or the reliance on accounting performance measures of behavior or performance managers'



take the biggest wight of theirs, (2) The level of



managers' task uncertainties is low, or in general method,



procedure, and company policy are good, and (3)The



level of managers'job related tension is low, or if the



managers'are to be evaluated based on accounting information and in low task uncertainty, they did not undergo dysfunctional behavior

Kata Kunci : cause-effect relationships -cluster sampling- -correlation - dysfunctional behavior.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.