Faktor-faktor penyebab keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi (studi kasus pada empat proyek konstruksi di kota Ambon)
SAHUPALA, JUSUF , Drs. Wakhid S. Ciptono, MBA, MPM
Industri kontruksi merupakan salah satu bisnis yang dinamis, berisiko, dan
menantang, akan tetapi industri ini memiliki sangat sedikit reputasi untuk mengelola
risiko, dan kebanyakan gagal dalam memenuhi target waktu, biaya dan kualitas yang
telah ditentukan. Waktu, biaya, dan kualitas adalah merupakan tiga tujuan yang
hendak dicapai oleh setiap kontraktor. Dari tiga tujuan tersebut, waktu merupakan
salah satu tujuan yang mempengaruhi baik biaya maupun kualitas.
Berkaitan dengan hal tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan metode studi kasus, yang difokuskan pada keterlambatan
penyelesaiaan proyek konstruksi pada empat proyek konstruksi di Kota Ambon,
yang bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang mengalami
keterlambatan dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan tersebut.
Keempat proyek konstruksi yang diteliti adalah proyek pembangunan sarana
prasarana rumah sederhana sehat Kecamatan Sirimau (proyek I), proyek
pebangunan jalan akses dan jalan kawasan terminal transit passo (tahap I) (proyek
II) proyek pembangunan drainase Kota Ambon Wai Titar (tahap I) (tahap III) dan
proyek pemeliharaan berkala jalan aspal jalan Ina Tuni-kompleks Pemda (tahap
IV) Data yang diperoleh dari hasil wawancara semi terstruktur, dokumentasi, dan
pengamatan langsung di lokasi proyek, dianalisis dengan menggunakan root cause
analysis.
Hasil studi menunjukkan bahwa aktivitas-aktivitas yang mengalami
keterlambatan untuk proyek konstruksi bangunan gedung adalah pekerjaan pasangan
dan beton, pekerjaan lantai, serta pekerjaan kayu dan atap. Sedangkan untuk proyek
konstruksi bangunan sipil, aktivitas-aktivitas yang mengalami keterlambatan
penyelesaian adalah pekerjaan tanah, pekerjaan saluran/drainase, pekerjaan
bangunan/konstruksi, dan pekerjaan perkerasan aspal. Selanjutnya faktor-faktor
yang menjadi penyebab keterlambatan penyelesaian keempat proyek konstruksi
tersebut adalah faktor cuaca, faktor perubahan volume pekerjaan, faktor lokasi
proyek, faktor pembebasan tanah, dan faktor keamanan.
Kata Kunci : Proyek konstruksi, aktivitas-aktivitas yang mengalami keterlambatan, faktor-faktor penyebab keterlambatan, Kota Ambon.