Laporkan Masalah

PENGARUH KARAKTERISTIK ANGGARAN DAN INSTRUMENTALITAS ANGGARAN TERHADAP PRESTASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA MANAJER PRODUKSI PADA INDUSTRI TEKSTIL DI JAWA BARAT

Rustandi, Bambang (Adv.Dr. Mas'ud Machfoed, MBA, Akt), Dr. Mas'ud Machfoed, MBA, Akt

2016 | Tesis | S2 Accounting

Tulisan ini merupakan hasil dari penelitian empiris atas



kemungkinan unsur-unsur karakteristik anggaran (partisipasi



penyusunan anggaran, tingkat kesulitan anggaran, evaluasi



anggaran, umpan balik anggaran dan kejelasan sasaran anggaran) dan instrumentalitas anggaran berpengaruh terhadap prestasi kerja dan kepuasan kerja manajer produksi pada industri testil di Jawa Barat. Populasi penelitian adalah perusahaan besar dengan katagori memiliki omzet penjualan di atas 10 milyar rupiah per tahun. Responden penelitian adalah para manajer, kepala unit, kepala divisi atau supervisor bidang produksi industri tekstil berskala besar. Perolehan data dilakukan melalui penyebaran angket melalui jasa pos dan diantar sendiri oleh peneliti. dari 125 responden yang terkumpul



sebanyak 42 angket, namun yang layak diolah sebanyak



37 (30%) angket. Kuesioner yang dipakai diambil dari kuesioner yang telah ada dari penelitian sebelumnya. Untuk variabel karakteristik anggaran penulis memakai kuesioner yang telah dipakai oleh Izettin Bennis (1979), untuk instrumentalitas anggaran penulis memakai kuesioner dari Nissim Aranya (1990), sedangkan untuk prestasi kerja manajer menggunakan kuesioner yang pernah dilakukan pada penelitian Mahoney (1963), terakhir variabel



kepuasan kerja diambil dari kuesioner penelitian



ilinessota Satisfaction Questionare (1967). Pengukuran data



kuesioner diatas semuanya bersifat ordinal.



Data yang tekumpul kemudian diolah dengan menggunakan



teknik analisis regresi berganda. Untuk menguji hipotesis



yang diajukan dalam penelitian ini digunakan uji-t. Untuk



mendapatkan nilai hasil analisis dalam penelitian ini, penulis memanfaatkan program statistik microstat.



Berdasarkan analisis regresi berganda dan hasil pengujian



statistik, dengan tingkat keyakinan 95 % atau alpha 5 %



menunjukkan bahwa secara keseluruhan Ho (hipotesa nol) diterima dan (Ha) hipotesa alternatif ditolak. Dengan kata lain tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari unsur-unsur karakteristik anggaran dan instrumentalitas anggaran terhadap prestasi kerja maupun terhadap kepuasan kerja. Hal ini ditunjukkan oleh F-hitung sebesar 1,300 dan 0,890 adalah lebih rendah dari F-tabel sebesar 4,17. Koefisien determinasi atau besarnya pengaruh secara keseluruhan dari variabel bebas



terhadap variabel tidak bebas sebesar 20,64 % untuk prestasi kerja dan 15,12 % untuk variabel kepuasan kerja. Sedangkan secara parsial hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel tidak bebas tidak signifikan. Hal tersebut ditunjukkan bahwa semua t-hitung lebih kecil dari t-tabei. Hasil analisis parsial menunjukan adanya korelasi negatif dari partisipasi penyusunan anggaran, evaluasi anggaran terhadap prestasi kerja dan kepuasan kerja. Variabel kesulitan anggaran pula memiliki korelasi



negatif terhadap kepuasan kerja. Sedangkan variabel lainnya



yaitu umpan balik anggaran, kejelasan anggaran dan instrumen talitas anggaran berkorelasi positif terhadap prestasi kerja dan kepuasan kerja termasuk variabel tingkat kesulitan anggaran yang berpengaruh positif terhadap prestasi kerja, namun negatif terhadap kepuasan kerja manajer produksi.



Peneliti menduga terdapat faktor lain diluar karakteristik



anggaran dan instrumentalitas anggaran yang berpengaruh



terhadap prestasi kerja dan kepuasan kerja. Faktor tersebut



adalah struktur organisasi, budaya organisasi, gaya



kepemimpinan, ketidak pastian lingkungan, teknologi tekstil



yang dipakai, namun pendapat tersebut belum dapat dijadikan



dasar pijakan dalam menarik kesimpulan, untuk itu perlu



diadakan penelitian lanjutan.

This research intended to find out the effects of



budgeting elements characteristics (budgetary participation, budget goal difficulty, budgetary evaluation, budgetary feedback and budget goal clarity) and budget instrumentality(reward system) to the production managers' job performance



and their job satisfaction.



The research focused on the big textile companies in



West Java. Total revenue of about 10 billion rupiahs or more per year was used as a cut-point for big companies. The sample used in this study consisted of 37 production



managers' drawn from population of integrated manufacturing



textiles.



The questionnaire used in this research was adopted from



Izeettin Bennis (1979), Nissim Aranya (1990), Mahoney (1963)and Minessota Satisfaction Questionnaire (MSQ, 1963), with ordinal system measurements.



The data collected through questionnaire was processed



and analyzed using the multiple regression analysis method.



F-test and t-test were used in testing hypothesis. The



processing and analysis of the data were carried out using



Microstat's Statistic Program.



Based on the statistic confidence level of 95 % the



empirical result showed that the calcullated-F was 1,300 for production managers'job performance and 0,890 for job



satisaction, which were lower than critical-F of 4,17. This



implies that all the budgeting characteristics and budget



instrumentality variables do not have significant effects to production managers' job performance and job satisfaction. It means that null hypotheses were accepted.



The coeficient of multiple determination 02) = 20,64



for production managers' job performance and (R') = 15,12 for job satisfaction. It means that 20,64 percent of variation in the job performance can be explained by independent variables collectively. On the other hand 15,12 percent of variation in the job satisaction can be explained by the independent variables collectively.



Partially, by using calculated-t at significant level of



0,5 percent all of indepenent variables did not show



significant effects on the production managers' job



performance and job satisfaction. All of calculated-t's are



lower than critical-t (2,042). Budgeting participation and



budgetary evaluation have negative signs to the managers'



job performance and job satisfaction. The budgetary goal



difficulty has negative sign for production managers' job



satisfaction only, and a positive sign for job performance



variable. The other independent variables that have positive signs to dependent variables are budgetary feedback, budgetary goal clarity and budget instrumentality. Budgetary difficulty have positive sign to production managers"job performance, and a negative sign to job satisfaction. Budgetary goal difficulty has negative sign to production managers' job satisfaction.

Kata Kunci : anggaran, instrumentalitas, anggaran, prestasi kerja, kepuasan kerja, manajer produksi, industri tekstil, Jawa Barat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.