Laporkan Masalah

Distribusi Pendapatan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Masyarakat di Desa Penerima Dana Program Inpres Desa Tertinggal (Studi Kasus Ds. Selopamioro, Kec. Imogiri, Kab. Bantul) 1996

Rudatin, Ari (Adv.: Dr. Soeratno, M.Ec), Dr. Soeratno, M.Ec

2015 | Tesis | S2 Economics

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan, distribusi pendapatan, khususnya pada desa penerima dana Program Inpres Desa Tertinggal untuk Desa Selopamioro, Kec. Imogiri, Kab. Bantul. Penelitian dilakukan pada tahun 1996 menggunakan data primer, metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling, dengan responden sebanyak



110 orang. Untuk melihat kondisi kehidupan penduduk indikator yang digunakan adalah a) tingkat pendapatan (batas kemiskinan), b) kebutuhan fisik minimum, dan c) tingkat konsumsi beras per kapita. Sedangkan untuk mengetahui distribusinya digunakan angka rasio Gini. Persamaan regresi linear berganda juga digunakan dalam analisis kuantitatifnya. Hasilnya, kehidupan penduduk di daerah penelitian berdasarkan pada batas garis kemiskinan, menunjukkan bahwa bagi penduduk penerima maupun bukan penerima dana Program Inpres Desa Tertinggal besarnya pendapatan mereka berada di atas garis kemiskinan. Ditinjau dari kebutuhan fisik minimum, bagi penduduk penerima dana masih tergolong miskin atau besarnya pendapatan yang mereka terima tidak dapat



mencukupi kebutuhan fisik minimumnya, sedangkan bagi bukan penerima dana adalah sebaliknya yaitu tergolong tidak miskin. Ditinjau dari tingkat konsumsi beras per kapita, baik bagi penerima maupun bukan penerima dana Program Inpres Desa Tertinggal maka besamya konsumsi beras mereka termasuk golongan tidak miskin. Tingkat distribusi pendapatan yang terjadi di daerah penelitian berada pada posisi ketidakmerataan sedang, hal ini ditunjukkan dengan angka rasio Gini sebesar 0,39. Proporsi curahan waktu dari pekerjaan pokok, kepemilikan sarana transportasi, dan



luas tanah garapan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pendapatan penduduk, namun proporsi luas tanah yang dimiliki dengan luas tanah yang digarap tidak signifikan. Angka beban tanggungan, berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap pendapatan penduduk, namun keikutsertaan secara aktif dalam kelompok tadi tidak Melalui uji beda dua rata-rata dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pendapatan penduduk penerima dengan bukan penerima dana Program Inpres Desa Tertinggal.

This research was meant to know the degree of income, income distribution, especially in village that recieved the grant of Inpres Desa Tertinggal (IDT) Program for Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantu, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. This research was done in 1996 using primary data, the sampling method that used in this research was simple random sampling with 110 respondents. In order to know people life condition, using these indicators: a) the degree of income (poverty line), b) minimum physical needs, and c) the degree of rice consumption per capita. Whereas to know its distribution, Gini ratio number was used. Multiple linear regression equation was used in quantity analysis, too. As a result, people life in the research area based on poverty line limit, showed that for the people who received the grant of Inpres Desa Tertinggal (IDT) Program (grantee) and who have not (ungrantee), the amount of their income have been above the poverty line limit. It was viewed of the angle of minimum physical need, for the grantee



have been under the poverty line, in other word, their income were not enough to cover their minimum physical need, but for ungrantee have been over the poverty line limit. Have been viewed of the rice consumption per capita, both the grantee and ungrantee, their consumption have been over the poverty line limit. The degree of income distribution that has occurred in the research area was in the middle-inequality, it was showed on Gini ratio 0,39. The time spent proportion from main work, transportation tools ownership, and the acre of cultivated field have affected positively and significantly to people income, but the proportion of the acre of owners land have not been significant. The number of familys encumbrance have affected negatively and significantly to people income, but active participation in the farmer group have not been significant. It through the test - difference of two averages could be concluded that there was a significant difference between the grantee and the ungrantee of Inpres Desa Tertinggal (IDT) Program.

Kata Kunci : Rasio Gini : suatu ukuran mengenai derajat ketidakmerataan Simple random sampling : metode pengambilan sampel secara acak, Gini ratio; simple random sampling method.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.