Laporkan Masalah

BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CUMULATIVE ABNORMAL RETURN (CAR) PADA PERUSAHAAN PEMECAH SAHAM

ROSYADI IMRON (Pembimbing : DR. SUAD HUSNAN, MBA.), DR. SUAD HUSNAN, MBA.

2012 | Tesis | S2 Management

Studi peristiwa (event study) merupakan studi yang mempelajari reaksi pasar terhadap suatu peristiwa (event) yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu pengumuman. Hasil empiris studi peristiwa yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa reaksi pasar terhadap suatu peristiwa tertentu dapat digunakan untuk menguji kandungan informasi (Information Content). Pengujian kandungan informasi dimaksudkan untuk melihat reaksi pasar dari suatu pengumuman. Jika pengumuman mengandung informasi (information content), maka diharapkan pasar akan bereaksi pada waktu pengumuman tersebut diterima oleh pasar. Reaksi pasar ditunjukkan dengan adanya perubahan harga dari sekuritas bersangkutan. Reaksi ini dapat diukur dengan menggunakan return sebagai nilai perubahan harga atau dengan menggunakan abnormal return. Apabila menggunakan abnormal return, maka suatu pengumumuan yang mengandung informasi akan memberikan abnormal return kepada pasar. Sebaliknya yang tidak mengandung informasi tidak memberikan abnormal return kepada pasar

Beberapa penelitian berusaha untuk menemukan faktor-faktor spesifik perusahaan apa yang dapat menjelaskan terjadinya abnormal return. Akumulasi abnormal return (CAR) digunakan sebagai variabel dependen dan faktor-faktor spesifik perusahaan digunakan sebagai variabel independen.

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji dan membuktikan secara empirik pengaruh pengumuman pemecahan saham terhadap abnormal return serta pengaruh insider, prior, dan price terhadap cumulative abnormal return pada

perusahaan pemecah saham diseputar split di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan periode pengamatan tahun ] 995 sampai dengan ] 997. Market-adjusted model digunakan untuk mengestimasi abnormal return. Uji rata-rata statistik dan uji beda dua rata-rata digunakan untuk melihat reaksi pasar terhadap split. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemecahan saham berpengaruh secara signifikan terhadap abnormal return. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa insider, prior, dan prior berpengaruh secara positif (siginifikan) terhadap cumulative abnormal return. Dalam hal ini model regresi digunakan untuk menganaliss pengaruh CAR sebagai variabel dependen dan insider, prior, dan price sebagai variabel independen

The purpose of this research was to examines and evidence empirically the effects of stock split announcement on abnormal return; effects of insider ownership, prior and price on cumulative abnormal return (CAR) at period of split around for Jakarta stock exchange (./SE)-listed companies during 1995 to 1997. Market-adjusted model is used estimate the abnormal return. Statistic av~rage test and paired samples test abnormal return is used to indicating the market react to split. The result show stock split announcement at the significant effected to the abnormal return and that factors (insider ownership, prior and price) at the significant effected to the cumulative abnormal return. Using analysis of multiple regression the research found that cumulative abnormal return is dependent variable and ownership insider, prior, and price at variable independent.

Kata Kunci : Stock Split, Teori Sinyal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.