Laporkan Masalah

Analisis persepsi dan respon konsumen terhadap market leadership dan market pioneership: studi pada kategori produk ponsel dan mi instan

Rostiani, Rokhima (Pembimbing : Dr. BM. Purwanto), Dr. BM. Purwanto

2013 | Skripsi | S1 Management

Dengan keadaan kompetisi yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk bisa melakukan kegiatan yang dapat menunjang suksesnya suatu produk. Terkait dengan product, penting bagi sebuah merek untuk dapat dikenal oleh konsumennya, dan tetap memiliki keunggulan yang dapat membedakannya (different) dengan pesaing. Terdapat kemungkinan bahwa dalam keadaan pasar yang dipenuhi berbagai macam produk yang hampir serupa ini, konsumen menjadi bingung untuk menentukan manakah merek yang merupakan leader maupun pioneer. Kebingungan konsumen (consumer confusion) ini dapat menimbulkan persepsi y~ng berbeda terhadap suatu merek yang sama. Kategori produk biasanya memiliki "market leader", yaitu merek yang memiliki penjualan terbesar dan "market pioneer", yaitu merek yang barn dalam kategori. Dalam konteks iini, market pioneer didefinisikan sebagai yang pertama kali menjual produk atau memasarkan produk temebut, bukan "the inventor" yaitu yang pertama dapat membuat produk tersebut.

Persepsi akan memegang peranan yang penting yang dapat mempengaruhi konsumen dalam hal brand evaluation, brand attitude, bahkan dalam memilih produk. Ketika konsumen berhadapan dengan keputusan pembelian yang baru, mereka biasanya mencari alasan untuk memilih satu merek tertentu dibandingkan dengan yang lainnya. Market leadership dan pioneership, meskipun bukanlah bukti yang objektif atas kualitas dan superioritas, dapat memiliki konotasi yang mampu mempengaruhi konsumen.

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah konsumen dapat menidentifikasi merek yang menjadi leader dan pioneer, (2) mengetahui apakah konsumen memiliki evaluasi yang lebih baik terhadap merek leader atau pioneer, (3) mengetahui apakah konsumen memiliki sikap yang lebih positif terhadap merek leader atau merek pioneer, serta (4) mengetahui apakah konsumen lebih memilih merek leader atau pioneer.


Sampel dalam penelitian ini adalah 119 mahasiswa SI FE UGM ) yang sedang aktif menjalankan studinya. Metode sampling yang digunakan adalah convenience sampling dengan teknik pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakuakan dengan uji ANOV A dengan SPSS 11.5 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan, dari empat hipotesis yang telah diajukan untuk kategori produk Ponsel, hipotesis pertama didukung, yaitu konsumen dapat mengidentifikasi merek yang menjadi leaader atau pioneer. Hipotesis kedua juga didukung, yaitu konsumen memiliki evaluasi yang lebih baik terhadap merek leader dibandingkan dengan merek pioneer. Namun hipotesis tiga dan empat tidak didukung oleh hasil penelitian, yaitu konsumen tidak memiliki sikap yang lebih positif dan tidak lebih memilih merek yang menjasi leader dibandingkan dengan merek pioneer.

Sedangkan hasil penelitian untuk kategori produk Mi Instan, hipotesis pertama tidak didukung, yaitu konsumen tidak dapat mengidentifikasi merek yang menjadi leader maupun pioneer. hipotesis dua, tiga dan empat yang diajukan didukung oleh hasil penelitian, yaitu konsumen memiliki evaluasi yang lebih baik, memiliki sikap yang lebih positif, dan lebih memilih merek leader dibandingkan dengan merek pioneer maupunfollower.

Implikasi dari hasil penelitian adalah pentiingnya untuk terus rnengedukasi konsumen akan status leader atau pioneer suatu merek. Untuk meneapai tujuan tersebut, jika suatu merek memang telah memasuki satu kategori yang besar, maka harus dipikirkan untuk menciptakan satu sub-kategori di mana merek dapat mengklaim sebagai leader atau pioneer. Ini dapat menjadi niche bagi merek, dan konsisten dengan prinsip targeting dalam pemasaran

Kata Kunci : Management, marketing, market leadership, market pioneership


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.