Laporkan Masalah

Interdependensi struktur kepemilikan, kebijakan utang, dan kebijakan dividen dalam teori keagenan

ROSSA NOVITASARI, Prof. Dr. E. Tandelilin, MBA

2009 | Skripsi | S1 Management

Teori keagenan berpendapat bahwa struktur kepemilikan, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen dapat digunakan sebagai mekanisme dalam mengendalikan konflik keagenan. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan simultan antara kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2003-2007. Penelitian ini berargumen bahwa kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen memiliki hubungan substitusi dalam mengendalikan konflik keagenan. Dalam penelitian ini juga akan diuji pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen terhadap konflik keagenan yang diukur dengan proksi kinerja perusahaan, PBV (Price Book Value)

Untuk menguji hubungan simultan antara kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen digunakan metode analisis Three Stage Least Square. Sedangkan untuk menguji pengaruh dari kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen terhadap kinerja perusahaan digunakan model efek tetap regresi data panel.

Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial, kepemilikan manajerial dan kebijakan hutang, kepemilikan institusional dan kebijakan hutang, memiliki hubungan substitusi dalam mengendalikan konflik keagenan. Sedangkan untuk kepemilikan manajerial dan kebijakan dividen, kepemilikan institusional dan kebijakan dividen, kebijakan hutang dan kebijakan dividen memiliki hubungan komplementer dalam mengendalikan konflik keagenan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan kebijakan dividen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja peusahaan. Sedangkan kebijakan hutang memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan.

Agency theory argues that ownership structure, debt policy, and dividend policy control agency problem. This study examines simultaneous relation between ownership structure, debt policy, and dividend policy. The sample used in this research is manufacture companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2003-2007 period. The study argues that ownership structure, debt policy, and dividend policy has simultaneous relation which are substituted each other in controlling agency conflict. The study also examines the effect of institutional ownership, managerial ownership, debt policy, and dividend policy to agency conflict which is measured by firm's performance, PBV (Price Book Value)

Simultaneous relations between institutional ownership, managerial ownership, debt policy, and dividend policy is examined using Three Stage Least Square method in the study. As for examining the effect of institutional ownership, managerial ownership, debt policy, and dividend policy to agency conflict, the study employed fix effect model of panel data regression as the method.

Empirical result indicates that institutional ownership and managerial ownership, managerial ownership and debt policy, institutional ownership and debt policy have substitution relation. As for managerial ownership and dividend policy, institutional ownership and dividend policy, debt policy and dividend policy, have complementary relation. The research also finds that managerial ownership ,institutional ownership and dividend policy have positive effect to firm's performance. As for dividend policy, has negative effect to firm's performance.

Kata Kunci : kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen, teori kegenan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.