Systematic Risk Dan Strategi Portofolio: Kajian Kondisi Pasar BEJ 1997
Romadhoni, Wahyu Kusuma (Adv: Marwan Asri., Dr., MBA.), Marwan Asri., Dr., MBA.
2000 | Skripsi | S1 Extention - Management
Kondisi Bursa Efek Jakarta tahun 1997 tidak luput dari gejolak moneter yang dialami negara Asia Timur pada paroh ke dua tahun 1997, sejak puncaknya pada 8 Juli 1997 IHSG mencapai 740,833 berturut-turut menurun sampai akhir 1997 menjadi 401,712 dan IHSG terendah pada tanggal 15 Desember 1997 sebesar 339,536.
Fluktuasi yang terjadi pada pasar modal pada tahun 1997 itu tidak terlepas dari kinerja pasar pada tahun 1996. Penelitian ini mencoba menggunakan kinerja pasar tahun 1996 yang tercermin dari besar kecilnya systematic risk untuk membentuk strategi portofolio pada kondisi pasar yang fluktuatif, yaitu kondisi bullish, bearish, dan kondisi keseluruhan pasar. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Capital Asset Pricing Model (CAPM) yang digunakan oleh Black, Jensen dkk (1972).
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa membentuk portofolio yang terdiri dari saham-saham yang mempunyai systematic risk yang signifikan dengan CAPM memberikan signal indikatif bahwa beta portofolio di atas satu memberikan total return konsisten di atas return pasar dalam hal ini digunakan IHSG. Sedangkan strategi portofolio dengan membentuk portofolio yang mempunyai beta di bawah satu memberikan abnormal return yang positif dibandingkan return pasar baik pada kondisi bullish, bearish, dan keseluruhan pasar.
Kata Kunci : Systematic risk, abnormal return, portofolio