Pengaruh Regiositas dan Nilai Keluarga Terhadap Sensitivitas Etis Pengambilan Keputusan Akuntansi Dengan Kepribadian Sebagai Variable Pemediasi
Rofilah Ulul Azmi (Adv.: Dr. Supriyadi, M.Sc), Dr. Supriyadi, M.Sc
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh religiositas dan nilai keluarga terhadap sensitivitas etis pengambilan keputusan akuntansi dengan kepribadian sebagai variabel pemediasi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah kontribusi pengetahuan dalam bidang etika, sebagai bahan rujukan penelitian selanjutnya, serta masukan untuk lebih mengasah sensitivitas etis bagi profesi akuntan.
Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan melibatkan 70 mahasiswa S1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada yang telah mengambil mata kuliah etika bisnis dan profesi. Data diambil dengan menggunakan kuesioner secara online dengan mengirimkan link kepada responden. Pengujian hipotesis dilakukan secara statistik menggunakan regresi linier berganda yang diawali dengan uji asumsi klasik pada data yang akan diolah.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa religiositas tidak berhubungan dengan kepribadian dan sensitivitas etis. Di sisi lain, nilai keluarga berpengaruh terhadap kepribadian namun tidak berpengaruh terhadap sensitivitas etis. Kepribadian tidak berhubungan dengan sensitivitas etis dan tidak memediasi hubungan antara religiositas dan nilai keluarga terhadap sensitivitas etis.
This study examines the influence of religiosity and family social support against ethical sensitivity level on accounting decision making with personality as mediating variable. The benefits of this research are expected to contribute about knowledge in the field of ethics, as reference of further research, as well as suggestion to better ethical sensitivity for the accounting profession.
The sampling method of this study is purposive sampling, involving 70 students of Bachelor Degree in Accounting Department, Faculty of Economics and Business, Gadjah Mada University who had been taking courses in business ethics and profession. Data obtained using online questionnaire by sending a link to the respondents. Hypothesis testing statistically by multiple linear regression that begins with the classical assumption on the data to be processed.
Results from this study indicate that religiosity is not related to the personality and ethical sensitivity. On the other hand, the family social support influence on personality but does not affect the ethical sensitivity. Personality is not related to the ethical sensitivity and not mediate the relationship between religiosity and family social support against the ethical sensitivity.
Kata Kunci : nilai keluarga, kepribadian afektif positif, kepribadian afektif negatif, sensitivitas etis, dilema etis, pengambilan keputusan, Religiosity, family social support, positive affectivity trait, negative affectivity trait, ethical sensitivity, ethical dilem