Analisis Kelayakan Investasi Biogas sebagai Energi Alternatif(studi Kasus Kabupaten Kulon Progo)
PRAHESTI, RIZKI DWI NUR (Pembimbing: Setiyono, Dr., M.B.A.), Setiyono, Dr., M.B.A.
Keberadaan biogas sebagai energi alternatif memberikan solusi baru bagi Pemerintah Daerah Kulon Progo, dalam rangka upaya konservasi energi dan pengurangan dampak negatif atas kegiatan usaha pertanian. Pengembangan teknologi baru dengan konsep ramah lingkungan membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Penilaian kelayakan investasi menjadi penting terkait dengan pemanfaatan teknologi baru. Bagaimana teknologi biogas dapat berjalan dan dimanfaatkan oleh masyarkat semaksimal mungkin untuk mendukung kegiatan sosial, ekonomi, dan kelestarian lingkungan sehingga mampu menjadi teknologi yang berkelanjutan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kelayakan investasi pada biogas dengan memanfaatkan limbah ternak yang berada di Kabupaten Kulonprogo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kulitatif deskriptif dengan menyajikan gambaran kelayakan suatu investasi biogas sebagai energi alternatif. Analisis penelitian ini dilakukan dari tiga aspek yaitu sosial, ekonomi dan lingkungan (triple bottom line). Analisis kelayakan dilakukan dengan pendekatan analisis biaya dan manfaat yaitu mengidentifikasi biaya dan manfaat dari sebuah instalasi biogas skala rumah tangga, mendiskontokan biaya dan manfaat, melakukan uji NPV, IRR, B/C ratio dan Payback Period. Analisis dampak sosial, ekonomi dan lingkungan dilakukan berdasar pada hasil observasi dan wawancara.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa melalui perhitungan analisis biaya dan manfaat dengan menggunakan asumsi tingkat suku bunga yang diharapkan sebesar 16% per tahun, maka diperoleh nilai Net Present Value positif, Internal Rate Return 50,4%, B/C ratio 1,96 dan Payback Period 2 tahun 9 bulan. Pembangunan biogas layak dilaksanakan jika manfaat biogas dihadapkan pada kebutuhan masyarakat akan minyak tanah yang semakin meningkat. Hasil observasi dan wawancara terkait dengan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan menunjukan bahwa biogas sebagai energi alternatif mampu mendukung konsep pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan.
The existence of biogas as an alternative energy offers a new solution for the local government of Kulon Progo in order to support energy conservation and reduce negative impacts caused by agricultural operations and. Development of new technologies using environmentally friendly concepts requires high investment. The investment feasibility appraisal become an important thing related to the used of new technology. This is related to how biogas technology can be run and used by the community as much as possible in order to support social, economic, and environmental sustainability so it can be a sustainable technology.
This study is aimed at assessing the feasibility of biogas investment in Kulon Progo district using cattle dunk as the main material. This research uses descriptive qualitative method by presenting a description concerning on feasibility analysis of biogas investment as an alternative energy. Analysis of this research is conducted from three aspects, i.e social, economic and environmental aspects(triple bottom line). Feasibility analysis performed by the cost and benefit analysis approach to identify the costs and benefits of a household-scale biogas installations, discount the costs and benefits, do NPV, IRR, B / C ratio test and payback period. The analysis of Social, economic and environmental impact has done based on the results of observation and interviews.
Result of the study shows that by using the cost and benefit analysis which is used assumption expected interest rates at 16% per year, give a positive Net Present Value, Internal Rate Return 50.4%, B / C ratio of 1.96 and payback period of 2 years 9 months. Biogas development is feasible if the benefits of biogas are faced with social demand for kerosene, which is still increasing. The results of analysis which are based on observations and interviews related to social, economic and environmental impact confirm that biogas as an alternative energy can support the concept of sustainable development in the rural areas.
Kata Kunci : Biogas, alternative energy, investment feasibility, costs and benefits, sustainable development, Energi alternatif, Kelayakan investasi, Biaya dan manfaat, Pembangunan berkelanjutan