Laporkan Masalah

HUBUNGAN KEMAMPUAN, ORIENTASI TUJUAN, LOCUS OF CONTROL, DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN SELF EFFICACY DAN PENETAPAN TUJUAN DALAM RANGKA MEMPREDIKSI KINERJA INDIVIDUAL

RIYADININGSIH, HENING (Pembimbing: DRS. GUGUP KISMONO, MBA.), DRS. GUGUP KISMONO, MBA.

2012 | Tesis | S2 Management

Penelitian ini mengintegrasikan variabel kemampuan, variabel kepribadian (orientasi tujuan, locus of control, motivasi berprestasi), self efficacy, dan penetapan tujuan ke dalam suatu kerangka kerja yang menjelaskan dan memprediksi kinerja individuaL Integrasi tersebut dituangkan dalam bentuk model penelitian yang diadopsi dari Phi lip & Gully (1997).

Data dari 367 mahasiswa dianalisa menggunakan structural equation modeling dengan program AMOS versi 3.6. Hasil menunjukkan kemampuan dan orientasi tujuan pembelajaran berhubungan positif dengan self efficacy, sementara orientasi tujuan kinerja dan locus of control berhubungan negatif Hasil juga menunjukkan terdapat hubungan positif antara self efficacy dan motivasi berprestasi dengan tingkat tujuan yang ditetapkan individu. Disamping itu, penelitian juga memperoleh hasil bahwa kemampuan dan tingkat tujuan yang ditetapkan individu berpengaruh positif terhadap tingkat kinerjanya. Tetapi berbeda dengan hasil penelitian Philip & Gully (1997), penelitian ini memperoleh bukti terdapat hubungan langsung antara tingkat kemampuan yang dimiliki individu dengan self efficacy sesuai dengan hasil penelitian Gist & Mitchel (1992). Sementara hubungan langsung self efficacy dan tingkat kinerja individual dalam penelitian ini tidak dibuktikan oleh data.

This research integrated ability, personality traits (goal orientation, locus of control, and need for achievement), self efficacy, and goal setting into a framework that explained and predicted individual performance. That integration was realized into research model that was adopted from Philip & Gully (1997).

Response of 367 students were analyzed by using structural equation modeling with AMOS version 3.6. The result has shown that ability and learning goal orientation were positively related to self efficacy, while performance goal orientation and locus of control were negatively related. In addition, there was a positively relationship between need for achievement and self efficacy to self set goal. Moreover, the result has shown that ability and self set goal were positively related to individual performance. It was different from Philip & Gully (1997), this study has demonstrated that there was a direct affect ability to goal level, while a direct affect self efficacy to performance has not been demonstrated in this study

Kata Kunci : Ability, Learning Goal Orientation, Performance Goal Orientation, Locus of Control, Need for Achievement, Self Efficacy, Goal Setting, and Performance, Kemampuan, Orientasi Tujuan Pembelajaran, Orientasi Tujuan Kinerja, Penetapan Tujuan, Kinerja, dan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.