Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Kesehatan Balita di Indonesia(Bukti Empiris dari IFLA 2000 dan 2007)
RISWANTI BUDI SEKARINGSIH, Elan Satriawan, Dr., M.Ec.
Penelitian ini membahas faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan balita di Indonesia dengan bukti empiris IFLS 2000 dan 2007. Kesehatan balita sangat penting, karena balita yang sehat akan tumbuh menjadi manusia yang sehat, punya kemampuan belajar tinggi, punya kekuatan fisik yang memadai dan punya pekerjaan yang layak. Sebaliknya balita yang kurang sehat akan tumbuh menjadi manusia dengan kemampuan belajar yang rendah, kekuatan fisik yang tidak memadai dan tidak punya pekerjaan yang layak. Pengukuran kesehatan balita dilakukan dengan height for age z-score, weight for height z-score, stunting dan wasting. Berdasarkan referensi NCHS dari hasil penelitian menunjukkan 32,70% balita Indonesia mengalami stunting dan 16,60% balita Indonesia mengalami wasting. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan anak terbagi atas karakteristik anak, karakteristik orang tua, karakteristik rumah tangga dan karakteristik komunitas. Balita yang berumur dibawah dua tahun sangat rentan terkena stunting dan wasting. Karakteristik orang tua yang berpengaruh terhadap status kesehatan balita adalah pendidikan ibu dan tinggi badan orang tua. Peningkatan pendapatan keluarga akan meningkatkan status kesehatan balita. Karakteristik rumah tangga yang berpengaruh terhadap status kesehatan balita adalah ketersediaan air bersih, ketersediaan saluran air limbah dan kendaraan. Karakteristik komunitas yang berpengaruh terhadap status kesehatan balita adalah jarak antara kantor kepala desa dengan telepon umum dan jumlah posyandu dalam desa.
The study discusses factors affecting the toddlers health in Indonesia by using empirical evidence IFLS 2000 and 2007. Toddlers health is very important because a healthy toddler will grow into a healthy person having a high learning ability, an adequate physical strength and an appropriate job. On the contrary, an unhealthy toddler will grow into a person having a low learning ability, an inadequate physical strength, and a poor job. The health measurement of a toddler is conducted by means of height for age z-score, weight for height z-score, stunting and wasting. Based on the NCHS standards, the overall prevalence of stunting and wasting was
32,70% and 16,60% respectively. Factors affecting toddlers health are categorized as child characteristics, parent characteristics, household characteristics and community characteristics. Toddlers under two years old are susceptible to suffer from stunting and wasting. The characteristics of parents affecting the status of toddlers health are the education of the mothers as well as their height. Increasing household income will improve toddlers health status. Household characteristics affecting toddlers health status are the availability of clean water, the availability of sewage and the availability of vehicles. The community characteristics affecting toddlers health are the distance between the villages office and the public phones as well as the number of Posyandu in the village
Kata Kunci : toddlers health, IFLS, height for age z-score, weight for height z-score, stunting, wasting, kesehatan balita