Laporkan Masalah

Analisis trade-off volatilitas inflasi-output: simulasi penerapan inflation targeting framework (aplikasi simple rule) pada model makro-empirik 1990:1 - 2005:2

Ringoringo, B. Samuel Yuki (Pemb : Dr. Sri Adiningsih, M.Sc), Dr. Sri Adiningsih, M.Sc

2013 | Skripsi | S1 Economics

Pada dasarnya, penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban atas pertanyaan: seandainya dalam periode 1990 - 2005 Indonesia menerapkan Inflation Targeting Framework (ITF), akankah terjadi trade-off jangka pendek antara volatilitas inflasi dan output?



Pertanyaan tersebut muncul karena dua alasan. Pertama, trade-off jangka pendek antara inflasi dan output merupakan salah satu isu penting dalam penerapan ITF. Hal itu disebabkan volatilitas output yang besar dapat merefleksikan adanya instabilitas serta dapat berakibat pada rendahnya nilai agregat dari output (DebeUe, 1999). Di sisi lain, volatilitas inflasi yang tinggi juga akan mengganggu kinerja perekonomian secara keseluruhan (Akram dan Eirtheim, 2006).



Kedua, sejak Juli 2005 lalu Indonesia secara de jure telah menerapkan ITF yang tentunya dibarengi dengan harapan agar perekonomian Indonesia akan berjalan ke arah yang lebih baik. Dengan adanya harapan tersebut maka simulasi penerapan ITF dengan data historik diharapkan dapat memberikan insight yang berguna bagi otoritas moneter dalam menjalankan kebijakannya di masa mendatang.



Selanjutnya dalam upaya menemukan jawaban atas pertanyaan penelitian tersebut prosedur yang ditempuh adalah sebagai sebagai berikut. Pertarna, melakukan permodelan makro-empirik dengan pendekatan Vector Autoregression (V AR). Kedua, melakukan simulasi penerapan ITF (aplikasi simple rule) terhadap model makro-empirik tersebut. Simple rule yang dimaksud adalah bentuk dasar dari Taylor Rule bersama dengan sejumlah modifikasinya yang direkomendasikan oleh Cavoli dan Rajan (2005).



Hasil analisis menunjukkan bahwa seandainya Indonesia menerapkan ITF pada periode 1990 - 2005, trade-off sebagaimana dimaksud di atas akan terjadi. Trade-off tersebut terjadi pada semua simple rule yang disimulasikan dalam penelitian ini. Namun demikian terdapat perbedaan posisi trade-off dari sejumlah simple rule yang disimulasikan. Hal ini tentu saja memberikan gambaran bahwasannya otoritas moneter memiliki cukup ruang untuk memilih variasi rule yang terbaik dalam artian yang mampu menghasilkan volatilitas total antara inflasi dan output yang terkecil.

Kata Kunci : Trade-Off Volalitas Inflasi-Output, Inflation Targeting, VAR, Simple Rule


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.