Pengaruh Tekanan Waktu, Kekompleksan Tugas, Dan Motivasi Pencapaian Terhadap Perhatian Auditor Pada Kecurangan
Ridayeni (Adv. Dr. Suwardjono, M.Sc), Dr. Suwardjono, M.Sc
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan bahwa pengaruh tekanan waktu terhadap perhatian auditor pada kecurangan akan tergantung pada atau dipengaruhi oleh tingkat kekompleksan tugas yang dilakukan oleh auditor dan tingkat motivasi pencapaian yang dimiliki oleh auditor. Penelitian ini didasarkan pada peneJitian-penelitian sebelumnya yang menemukan pengaruh negatif dan positif dari tekanan waktu. Beberapa peneliti menyarankan agar tekanan waktu tidak diisolasi dari variabel-variabellain yang menjadi kontingensi atau berinteraksi dengan tekanan waktu, terutama untuk penelitian lapangan yang dicirikan oleh lingkungan dinamis dimana auditor dipengaruhi oleh sejumlah tekanan interaktif
Meskipun Braun (2000) menemukan bahwa auditor di bawah tekanan waktu terlihat kurang perhatian terhadap indikator-indikator pelaporan keuangan yang curang secara potensial, peneliti mengajukan hipotesis bahwa tekanan waktu akan mengurangi perhatian auditor pada kecurangan jika kekompleksan tugas yang dilaksanakan oleh auditor adalah tinggi dan motivasi pencapaian yang dimiliki auditor adalah rendah.
Penelitian ini dilakukan terhadap auditor yunior dan senior yaitu pihak yang paling terkena efek tekanan waktu yang dihadapi oleh atasan mereka. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Metode statistik yang digunakan adalah moderated multiple regression.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan waktu akan berpengaruh negatif terhadap perhatian auditor pada kecurangan jika kekompleksan tugas maupun motivasi pencapaian adalah rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa kekompleksan tugas yang tinggi akan melemahkan pengaruh negatif dari tekanan waktu terhadap perhatian auditor pada kecurangan, khususnya auditor yang memiliki motivasi pencapaian yang tinggi.
This study examines the interaction effect of time pressure, task complexity, and achievement motivation on auditors' attention to fraud. Previous study found both of positive and negative effects of time pressure. Such works highlight the importance of remembering that time pressure should not only be considered in isolation or as if in a vacuum. It is critical to note that practitioners work in dynamic environment that are characterized by numerous interactions pressure that impact them.
Although Braun (2000) found that time pressured auditors were less likely to attend to indicators of potential fraudulent financial reporting, the author predicts that the effect of time pressure on auditors' attention to fraud is depend on level of auditors' task complexity and their achievement motivation. Time pressure should reduces auditors' attention to fraud if auditors' task complexity are high and their achievement motivation are low.
The questionnaires were mailed to senior and junior auditors in Indonesia. The respondent had been chosen by random sampling method. This study uses moderated multiple regression models.
Result show that high task complexity reduced the negative effect of time pressure on auditors' attention to fraud if auditors have had low achievement motivation. Different from our prediction, the result indicated that time pressure should reduce auditors' attention to fraud when both of auditors' task complexity and achievement motivation were low. The possible explanation of this result is that the adverse effect of task complexity can be potentially mitigated by appropriate skill level (Bonner, 1994).
Kata Kunci : Time Pressure, Task complexity, Achievement Motivation, Attention to Fraud, Interaction Effect.