Pengaruh desentralisasi fiscal terhadap inflasi (studi kasus di Kabupaten-Kota di DIY dan Jawa Tengah)
Restiatun (pembimbing: Drs. Akhmad Makhfatih, MA), Drs. Akhmad Makhfatih, MA
Pemberlakuan kebijakan desentralisasi fiskal memberikan wewenang yang lebih luas kepada pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerahnya. Pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah ini diikuti dengan peningkatan penerimaan pemerintah, baik yang berasal dari kenaikan transfer maupun penerimaan pajak daerah. Kenaikan penerimaan ini membawa konsekuensi pada peningkatan pengeluaran pemerintah daerah.
Adanya kenaikan pengeluaran pemerintah daerah ini akan berdampak pada kenaikan tingkat intlasi. Penelitian dampak desentralisasi fiskal terhadap intlasi ini menggunakan data panel sebagai metode analisis dengan sampel DIY dan Jawa Tengah.
Hasilnya- menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat desentralisasi fiskal, yang diproksi sebagai rasio pengeluaran daerah terhadap pengeluaran pemerintah pusat, secara signifikan mempengaruhi inflasi. Variabel lain yang juga signifikan mempengaruhi inflasi adalah deposito berjangka dan UMR.
Fiscal decentralization policy gives local government a wider authority to manage local finance. This delegation of authority followed by increasing in local government revenue, both of increasing in intergovernmental transfer or tax revenue. The consequence of increasing revenue is the bigger of local government expenditure.
The increasing of local government expenditure have influence to rising inflation rate. This research applied for panel data test as the analysis method for local samples of Central Java and DIY.
The result shows that fiscal decentralization measure, as a proxy of total local government expenditure to total central government expenditure ratio, significantly influence to inflation. The other significant variables are time deposit and province minimum wage.
Kata Kunci : Desentralisasi fiscal, Pengeluaran pemerintah, Inflasi, Fiscal decentralization, Government expenditure, Inflation