Laporkan Masalah

Job order costing sebagai metoda untuk mendapatkan harga pokok pelatihan (studi kasus: pada perusahaan jasa bugs training center)

RANTI, FEROZA , Dr.Ertambang Nahartyo, M.Sc

2010 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Selama hampir delapan tahun perusahaan Bugs Training Center menjalankan usahanya belum didukung oleh pencatatan akuntansi biaya yang memadai dan mempunyai prosedur yang jelas. Dalam rentang waktu yang sama manajemen tidak memiliki informasi yang cukup untuk mengetahui harga pokok dari setiap materi pelatihan yang mereka jual. Sehingga berdampak pada proses pencatatan dan pengakuan pendapatan di setiap bulannya yang tidak valid. Dampak yang lebih krusial lagi adalah manajemen mengakui mengalami kesulitan untuk memperoleh informasi berapa pendapatan yang masuk disetiap bulannya. Sehingga manajemen tidak dapat melakukan evaluasi kos. Dengan latar belakang kondisi tersebutlah penulis tertarik untuk melakukan studi kasus diperusahan Bugs Training Center guna memberikan solusi alternatif untuk membantu manajemen Bugs Training Center menemukan konsep yang sesuai dengan karakteristik usaha mereka. Berdasarkan hasil survey dan observasi maka penulis menemukan permasalah yaitu 1) Apakah dengan menyusun dan menerapkan metoda Job Order Costing untuk mendapatkan harga pokok materi pelatihan training dapat mempermudah manejemen untuk menghitung harga jual satu materi pelatihan ? 2) Apakah dengan metoda Job Order Costing manajemen dapat mengetahui representatif kos dan biaya yang melekat pada satu pelatihan ? 3) Bagaimanakah metoda Job Order Costing dapat secara sistimatis membantu manejemen untuk mengetahui laba yang dapat diperoleh ? Setelah melakukan penelitian dan mengaplikasikan konsep job order costing, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa 1) Manajemen dapat memperoleh informasi yang memadai untuk mengetahui berapa besaran pendapatan yang diperoleh bersih oleh perusahaan dari masing-masing materi yang laku terjual di setiap bulannya, karena harga pokok materi sudah dapat teridentifikasi dengan baik. 2) Klasifikasi kos pada job order costing dengan sendirinya akan merepresentasikan kos yang sesungguhnya melekat pada materi pelatihan. Sehingga dapat merepresentasikan kos melekat. 3) Penerapan Job Order Costing untuk mengetahui perolehan laba yaitu melalui mekanisme pembuatan tabel atau kartu job-cost sheet, dengan tabel ini, penjumlahan dan penggabungan masing-masing kos tergambarkan secara sistimatis. Sehingga memudahkan manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap masing-masing kos. Job order costing dapat juga bermanfaat untuk melakukan koreksi pelekatan kos yang selama ini terlanjur pembebanan kosnya overstated sehingga berdampak terhadap pengakuan laba yang understated. Setelah dikoreksi manajemen dapat melakukan efesiensi dan mengatur strategi terhadap kos di masa mendatang.

For nearly eight years the company Bugs Training Center conducts business listing is not yet supported by adequate cost accounting and have clear procedures. In the same span of time management do not have enough information to know the basic price of any training materials that they sell. So that the impact on the process of recording and recognition of income in every month that are not valid. Impact More crucially is admitted management had difficulty to obtain information how much income coming in every month. So that management can not evaluate the cost. With these background conditions for writers interested in the company case studies Bugs Training Center to provide alternative solutions to help management Bugs Training Center to find concepts that match their business characteristics. Based on survey results and observations the writer found the problem: 1) Are the methods of organizing and implementing Job Order Costing for a base price of training materials management training can be easier to calculate the selling price of training materials? 2) Does the Job Order Costing methods of management can know the cost of boarding representative attached to one training? 3) What is Job Order Costing methods can systematically help manejemen to know the profit that can be obtained? After doing research and applying the concept of job order costing, the authors conclude that 1) management can obtain sufficient information to determine how the amount of income earned by the company's net from each of the materials sold in each month, as prices of basic materials are can be properly identified. 2) classification of boarding houses in the job order costing by itself would represent a real boarding attached to the training materials. So as to represent kos attached. 3) Implementation of Job Order Costing to determine profit-making mechanism is through the card table or job-cost sheet, with this table, addition and incorporation of each boarding systematically portrayed. Making it easier for management to evaluate each boardinghouse. Job order costing can also be useful to make corrections adhesions boarding already been overstated his boarding house so that the imposition of an impact on profits understated recognition. Once corrected can management efficiency and manage strategies for boarding in the future.

Kata Kunci : Job order costing, Harga Pokok, Perusahaan Jasa.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.