Pengaruh Perubahan Kebijakan Pemerintah Mengenai Hak-hak Pensiun dan Besaran Nilai Kompensasi Uang Pensiun pada Motivasi Kerja Para Karyawan Mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Departemen Perhubungan di PT Kereta Api Indonesia
Ramadi, Zetira Eka, Drs. Edi Prasetyo Nugroho, M.B.A.
Penelitian ini menganalisis pengaruh perubahan kebijakan pemerintah mengenai hak-hak pensiun dan besaran nilai kompensasi uang pensiun terhadap motivasi kerja para karyawan PT Kereta Api Indonesia yang dulu berstatus pegawai negara sipil (PNS) Departemen Perhubungan. Sebagai gambaran pada tahun 1992 Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) berubah menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) yang mengakibatkan status karyawan berubah dari PNS menjadi pegawai swasta. Perubahan ini berdampak terhadap hak-hak pensiun yang sebelumnya karyawan memperoleh hak- hak pensiun selayaknya PNS tetapi kemudian hak tersebut berubah menyesuaikan kebijakan perusahaan. Setelah berjuang selama bertahun-tahun, akhirnya pemerintah mengembalikan hak-hak pensiun karyawan yang termasuk mantan PNS dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 64 tahun 2007. Obyek penelitian ini adalah karyawan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan yang berstatus mantan PNS Departemen Perhubungan. Total responden dalam penelitian ini sebanyak 57 karyawan. Metode sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan secara kuantitatif menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis kualitatif menggunakan beberapa data, catatan, tinjauan pustaka dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti terhadap karyawan PT Kereta Api Indonesia. Hasil penelitian ini mendukung hipotesis yang menyatakan perubahan kebijakan pemerintah mengenai hak-hak pensiun mempunyai pengaruh yang signifikan pada motivasi kerja karyawan dan besaran nilai kompensasi uang pensiun mempunyai pengaruh yang signifikan pada motivasi kerja karyawan. Kata Kunci: Kebijakan Pemerintah, Hak Pensiun, Kompensasi, Pensiun, Nilai Kompensasi, Uang Pensiun, Motivasi Kerja, Mantan Pegawai Negeri Sipil, PT Kereta Api Indonesia
This research analyzed effect of change in government policy on pension right and compensation rate of pension fund on working motivation of PT KAI's employees that previously had status as civil servant in Ministry of Transportation. In 1992, Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) changed to be Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) that led to change in employee's status from public servant to be private worker. This change affected pension rights they obtained as public servant but then the right was based on the company policy. After years of struggle, government eventually gave back pension right of the employees including ex-public servant with establishment of Government Regulation no.64/2007. Research object was employees of PT Kereta Api Indonesia, at Operational Area I Jakarta. Respondent in this research was employees having status of ex-public servant of Ministry of Transportation. Total respondent was 57 employees. This research used non-probability sampling with purposive sampling method. It used quantitative analysis using simple regression analysis and qualitative analysis using some data, records, literary study and interview with employee of PT Kereta Api Indonesia. Result of the research supported hypothesis stating change in government policy on pension rights have significant effect on employee working motivation and compensation rate of pension fund have significant effect of employee working motivation. Keywords: government policy, pension right, compensation, pension, compensation rate, pension fund, working motivation, ex-public servant, PT Kereta Api Indonesia
Kata Kunci : Kebijakan Pemerintah, Hak Pensiun, Kompensasi, Pensiun, Nilai Kompensasi, Uang Pensiun, Motivasi Kerja, Mantan Pegawai Negeri Sipil, PT Kereta Api Indonesia