Laporkan Masalah

Hubungan Antara Profesionalisme Internal Auditor Dengan Kinerja, Kepuasan, Komitmen Dan Keinginan Untuk Pindah

RAHMAWATI (Adv.: Dr. Ainun Na'im, MBA., Ak.), Dr. Ainun Na'im, MBA., Ak.

2015 | Tesis | S2 Accounting

Injuan peneiitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang hubungan profesionalisme dengan variabel anteseden yaitu pengalaman internal auditor dan latar belakang internal auditor serta variabel konsekuensinya yaitu kinerja nips, kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan keinginan untuk pindah. Internal auditor yang profesionai nantinya dapat memberikan kontribusi yang besar bagi organisasinya. Prolesionalisme internal auditor dapat membantu organisasi inencapai sasaran dart fungsi internal auditing dan organisasi audit yang efek-tif Responden dalam penelitian ini adalah internal auditor BUMN dan BUMD di seluruh Indonesia. Melo& pengambilan sampel dilakukan dengan judgement sampling. Kuesioner yang dikirim sebanyak 450 eksemplar dan yang kembali sebanyak 127 eksemplar. Instrumen-instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini berdasar pada instrumen yang sudah dibuat oleh peneliti terdahulu, beberapa dimodifikasi, ditambah dan dikurangi. Untuk pengujian validitas dihitung dengan menggunakan korelasi product moment sedangkan untuk reliabilitas dengan Cronbrach Alpha. Atas dasar hasil kompilasi data dapat disimpuikan bahwa tingkat profesionalisme internal auditor BUMN dan BUMD berada pada kategori tinggi untuk .pandangan profesionalisme hubungan dengan sesama profesi, kewajiban sosial dan kemandirian. Sedangkan pandangan profesionalisme keyakinan terhadap profesi dan pengabd.ian pada


profesi berada pada kategori sedang. Analisis yang digunakan claim penelitian ini adalah analisis path. Dari hasil analisis data dapat diperoleh kesimpulan yaitu dari lima pandangan profesionalisme mempunyai hubungan dengan dua sampai lima dengan variabel kosekuensi. Variabel anteseden pengalaman dan latar belakang pendidikan hanya berhubungan dengan pandangan profesionalisme hubungan dengan sesama profesi.


Variabel pengalaman dan semua pandangan profesionalisme berhubungan dengan


kinerja. Keterhatasan claim penelitian ini adalah konsep profesionalisme yang dipakai


dari I loll (1968) belum optimal dalam menggambarkan prolesionalisme internal auditor.


Pengujian statistik tidak memperhitungkan pengukuran error dalam mencari koefisien


hubungan antara variabel independen dan dependen. Penelitian ini membuka peluang


yang besar bagi peneliti-peneliti selanjutnya untuk diterapkan pada profesi yang lain.



Variabel keterlibatan dalam kegiatan profesi bisa ditambahkan karena ikatan profesi



memainkan peranan yang sigmifikan dalam menanamkan profesionalisme para



anggotanya.

The purpose of this research is to empirically test the relationship: (I) between professionalism and its antecedent variables: internal auditor experience and graduate background and (2) between professionalism and its consequences variables: job performance, job satisfaction, organization commitment and intention turn over. The motivation of the research is that professional internal auditors, with the internal auditing function and the effective audit organization, may help the organization to meet its objectives and goals. The respondents are internal auditors of BUMN and BUMD in Indonesia. The sampling method used is .judgment sampling. Questionnaires were distributed to 450 respondents; 127 of the questionnaires were returned. The research instruments used in this study are those used in previous studies with some modifications. Tests of validity are conducted with product moment correlations and Cronbrach Alpha is used in the tests of reliability. Results of data compilation show that professionalisms of BUMN and BUMD internal auditors in the dimensions of community affiliation, social obligation and demand for personal autonomy are in the high category. In the exclusiveness of professional and dedication dimensions, the internal auditor professionalisms are in the middle category. Analysis of this research is path analysis. The results of the analysis indicate that five professionalism dimensions relate to two 10 five consequences variables. The antecedent variables, experience and graduate background, only relate to community affiliation dimensions of professionalism. An experience variable and all dimensions of professionalism relate to performance. This research has some limitations. First, the professionalism concepts used in this study may not be the optimal set to describe the internal auditor professionalism. Second, the statistical tests ignore measurement errors in computing the coefficient of the relationship between independent variables and dependent variables. Replication of this research for other professions may further test the validity of the results. Further research can include other variables such as involvement in the profession activities since the profession associations have significant role in improving their members professionalism.

Kata Kunci : Professionalism, internal auditors, Cronbrach Alpha.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.