Analisis perbandingan kinerja bank umum swasta devisa nasional dengan bank umum swasta non devisa nasional pada masa sebelum dan sesudah krisis ekonomi
Rahmanti, Febri Hartini (Adv.: Dr. Gudono, MBA.,Ak), Dr. Gudono, MBA.,Ak
Pada pertengahan tahun 1997 kawasan ASEAN dilanda krisis ekonomi dan moneter yang memporak-porandakan berbagai sektor ekonomi, termasuk sector keuangan, sektor jasa, dan akhirnya mempengaruhi sektor riil. Krisis ekonomi tersebut fuga memberi dampak pada sektor perbankan. Beberapa indikator kunci perbankan dalam tahun 1998 berada pada kondisi yang sangat buruk. Kinerja industri perbankan di Indonesia pada waktu itu jauh lebih buruk dibandingkan kondisi perbankan di beberapa negara Asia yang juga mengalami krisis ekonomi, (Hawkins, 1999 dalam Anita Febryani dan Rahadian Zulfadin, 2003). Tulisan ini memberikan gambaran perbandingan kinerja Bank Umum Swasta Nasional Devisa dan Bank Umum Swasta Nasional Nondevisa dengan cara membandingkan kinerja Bank Umum Swasta Nasional Devisa dengan Bank Umum Swasta Nasional Nondevisa pada masa sebelum krisis ekonomi dan sesudah krisis ekonomi dengan menggunakan lima aspek CAMEL (Capital, Assets Quality, Management, Earnings, dan Liquidity). Kesimpulan tulisan ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan kinerja antara Bank Umum Swasta Nasional Devisa dengan Bank Umum Swasta Nasional Nondevisa pada masa sebelum krisis ekonomi terjadi, dalam keadaan ekonomi yang stabil atau setelah terjadi krisis ekonomi 1997 tidak terdapat perbedaan kinerja antara Bank Umum Swasta Nasional Devisa dengan Bank Umum Swasta Nasional Nondevisa, akibat ketidakpastian ekonolni yang terjadi sejak pertengahan tahun 1997 sebagian besar ukuran kinerja CAMEL pada Bank umum swasta nasional de visa yang dijadikan sampel mengalami perubahan yang cukup signifikan, dan ketidakpcstian ekonomi yang terjadi sejak pertengahan tahun 1997 sebagian besar ukuran kinerja CAMEL pada Bank umumswasta nasional nondevisa yang dijadikan sampel mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Kata Kunci : Krisis Ekonomi, Kinerja Industry Perbankan, Bank Umum Swasta Nasional Devisa, Bank Umum Swasta nasional Non Devisa, aspek CAMEL, Capital Asset Quality, Management, Earnings, and Liquidity.