Analisis hubungan kausalitas pelayanan logistik dan kepuasan ritel: studi pada sub distributor mebel olimpic di Daerah Istimewa Yogyakarta
Rahmanti, Dwitya (Adv.Nurul Indarti,SE.,Siv.Cand.Merc), Nurul Indarti,SE.,Siv.Cand.Merc
2006 | Skripsi | S1 Management
Saat ini persaingan di dunia bisnis semakin kompleks dan ketat. Persaingan yang semakin tinggi menuntut setiap perusahaan untuk selalu memperhatikan dan memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen secara lebih memuaskan dibandingkan dengan para pesaing. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan selalu berusaha mencari cara untuk mewujudkan dan meningkatkan kepuasan konsumen dengan cara mengidentifikasi aspek-aspek apa saja yang berpengaruh terhadap kepuasan konsumen.
Cronin dan Taylor (1992) menyatakan bahwa kualitas pelayanan dapat mempengaruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini menganalisis hubungan kualitas pelayanan logistik (KPL) dengan kepuasan konsumen (KK). KPL ini dilihat dari 9 dimensi yang dikembangkan oleh Mentzer et al. (1999).
Dalam penelitian ini, responden penelitian adalah ritel mebel yang memasok mebel Olympic sebagai salah satu merk mebel dagangan dan yang menggunakan atau menjalin hubungan bisnis dengan salah satu atau lebih sub-distributor resmi Olympic di Daerah Istimewa Y ogyakarta (DIY). Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Ritel mebel Olympic dipilih menjadi objek penelitian karena adanya fenomena perkembangan perumahan yang cukup pesat di Y ogyakarta. Ketika bisnis perumahan naik daun, bisnis mebel dan interior terimbas positif. Minat
masyarakat terhadap mebel yang berkesan ringan, kompak, dan fungsional mengakibatkan Olympic menjadi salah satu mebel knock-down yang mengalami kecenderungan positif.
Berdasarkan data dari 3 sub distributor resmi Olympic Yogyakarta yang kemudian diberi label Alpha, Beta, dan Gamma tahun 2005, diketahui bahwa terdapat 37 ritel mebel Olympic di DIY untuk masing-masing sub-distributor tersebut. Dengan demikian, maka kuesioner yang disebarkan adalah sebanyak 111 buah.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah sub-distributor Olympic di DIY memiliki KPL yang baik. (2) mengetahui apakah konsumen (ritel mebel Olympic) di DIY merasa puas dengan KPL sub-distributor mebel Olympic, serta (3) mengetahui apakah KPL memiliki hubungan yang signifikan dengan KK (ritel mebel Olympic).
Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner.
Untuk mengetahui tingkat penilaian KPL clan KK digunakan kategori nilai mean. Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara KPL dengan KK dilakukan analisis korelasi, yang dirumuskan dengan: Ha : tidak terdapat hubungan yang signifikan antara KPL dan KK.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa KPL yang diberikan oleh sub¬distributor Olympic (Alpha, Beta, dan Gamma) di DIY kepada ritel mebel Olympic menduduki posisi tinggi (Alpha = 3,82; Beta = 4,01; Gamma = 4,07). Hasil pengujian tingkat KK terhadap KPL sub-distributor mebel Olympic di DIY menunjukkan kategori puas (Alpha = 3,84; Beta = 3,97; Gamma = 4,05). Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara KPL dengan kepuasan ritel dengan arah positif (0,06). Hal ini berarti mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Cronin, Taylor dan Ashfahany.
Keterbatasan penelitian ini adalah hanya menguji hubungan antara variabel KPL dengan KK. Selain itu, peneliti hanya meneliti KPL dari 3 sub-distributor mebel Olympic dan hanya meneliti ritel mebel Olympic yang terdapat di wilayah DIY saja.
Bila variabel hubungan, objek penelitian, dan ruang lingkup penelitian berbeda, maka memungkinkan hasil temuan yang berbeda pula.
Penelitian ini diharapkan mampu memberikan tambahan pengetahuan dan informasi kepada (sub) distributor mengenai KPL yang berguna untuk meningkatkan kepuasan konsumen mereka. Disamping itu, penelitian ini diharapkan mampu memberikan tambahan pengetahuan dan bahan informasi bagi para akademisi untuk penelitian selanjutnya mengenai KPL hubungannya dengan KK.
-
Kata Kunci : kualitas pelayanan logistik,kepuasan konsumen,ritel mebel