Laporkan Masalah

Hubungan Struktur Kepemilikan dan Kinerja Perusahaan (Penelitian pada Perusahaan Terdaftar di Indeks Kompas 100 Tahun 2010-2012)

RAHMAH, WAHIDA SABILA (Adv.: I Wayan Nuka Lantara, S.E., M.Si., Ph.D), I Wayan Nuka Lantara, S.E., M.Si., Ph.D

2015 | Skripsi | S1 Management

Pada perusahaan modern, pemilik atau pemegang saham dapat menyerahkan pengambilan keputusan pemaksimalan nilai kepada seorang manajer. Pemisahan kepemilikan antara pemegang saham dengan manajer pada perusahaan ini dapat menimbulkan konflik kepentingan. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pengelolaan perusahaan yang baik. Karena pemegang saham mayoritas (konsentrasi kepemilikan) mempunyai pengaruh terhadap kebijakan tata kelola perusahaan, maka konsentrasi kepemilikan dianggap dapat meningkatkan kinerja perusahaan.

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan konsentrasi kepemilikan dan tipe kepemilikan oleh negara, perseorangan, institusi, dan perusahaan terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini menggunakan data 88 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Indeks Kompas 100 tahun 2010-2012. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah regresi data panel dengan pengukuran kinerja menggunakan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan TobinÂ’s Q. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional lebih meningkatkan kinerja perusahaan daripada kepemilikan oleh negara atau perseorangan. Penelitian ini mendukung teori keagenan dan hipotesis keefektifan memonitor serta memberi penjelasan tentang pentingnya privatisasi perusahaan di Indonesia.

In the modern company, owner or shareholder delegate their duty of decision making in maximizing value to a manager. The separation between shareholder and manager in company leads to conflict of interests. This problem can be solved by a good corporate governance. Because of the shareholder majority or ownership concentration have an effect to corporate governance policy, so ownership concentration considered can increase corporate performance.

This research have purpose to study the relationship between ownership concentration and type of ownership by state, individual, institution, and firm with company performance. This research use 88 non-financial companies data that listed in Kompas 100 Index during 2010-2012. Data analysis that used in this research is panel data regression with Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and TobinÂ’s Q to measure performance. Result from this study show that institutional ownership increasing corporate performance more than state or individual ownership. This research support agency theory, efficient monitoring hypothesis, and explain how importance corporate privatization in Indonesia.

Kata Kunci : Indonesia, Struktur Kepemilikan, Konsentrasi Kepemilikan, Tipe Kepemilikan, Teori Keagenan, Kinerja Perusahaan, Tata Kelola Perusahaan, Ownership Structure, Ownership Concentration, Type of Ownership, Agency Theory, Corporate performance, Corporate Govern


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.