Pengaruh Trading Volume, Market Turnover dan Bid Ask Spread pada Return Saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia
RABBIGHFIRLY, IGHVAR (adv.: Eduardus Tandelilin, Prof. Dr., M.B.A.), Eduardus Tandelilin, Prof. Dr., M.B.A.
Beberapa peristiwa seperti great depression, black thusday, the wall street crash, memicu turunnya harga saham. Beberapa penelitian menyimpulkan bagaimana emosi dapat mengalahkan rasio para pelaku pasar. Aksi ini biasanya disebabkan karena investor panik mendengar suatu berita yang berhubungan dengan ekonomi atau emiten, sehingga mereka beramai-ramai menjual sahamnya. Berdasarkan peristiwa tersebut penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sentimen terhadap return saham. Dalam penelitian ini sentimen diproksikan sebagai trading volume, market turnover dan bid ask spread. Selanjutnya penelitian ini menggunakan teknik non-probability purposive sampling pada perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan analisis regresi data panel. Berdasarkan hasil regresi variabel volume perdagangan memiliki hubungan positif dan signifikan pada return saham. Selanjutnya hasil yang sama juga terdapat pada variabel independen market turnover yang mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Dan terakhir berdasarkan hasil penelitian dilihat dari hasil koefisien regresinya bid ask spread berpengaruh positif dan signifikan secara statistik, maka dapat disimpulkan apabila volume trading, market turnover dan bid ask spread meningkat maka return saham akan meningkat.
Kata Kunci : Trading volume, market Turnover, bid-ask spread, return.