Laporkan Masalah

Tipe Lingkungan Pengendalian Organisasi, Orientasi Profesional, Konflik Peranan dan Kinerja : Suatu Penelitian Empiris

PUSPA, DWI FITRI (Adv.: Bambang Riyanto L. S., Dr., MBA), Bambang Riyanto L. S., Dr., MBA

2015 | Tesis | S2 Accounting

Dewasa ini banyak profesional yang bekerja dalam organisasi birokratis. Dalam organisasi ini bentuk pengendalian administratif atau birokratis (output dan perilaku) merupakan bentuk pengendalian formal yang sering digunakan. Profesional yang bekerja dalam organisasi mengharapkan mereka akan dikontrol dengan pengendalian informal yaitu pengendalian profesional (pengendalian sosial dan diri sendiri). Sebaliknya organisasi senantiasa memaksakan bentuk pengendalian administratif formal untuk mengontrol perilaku mereka. Adanya perbedaan bentuk pengendalian yang diharapkan profesional yang mempunyai orientasi professional tinggi dan yang diterapkan organisasi berpeluang menimbulkan konflik peranan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana konflik peranan dialami profesional yang berorientasi tinggi yang bekerja dalam organisasi birokratis. Juga akan diuji lebih lanjut apakah ada hubungan antara konflik peranan dengan kepuasan kinerja dan kinerja subunit.

Ada dua kelompok profesional yang menjadi responden dalam penelitian ini yaitu dokter yang bekerja di rumah sakit umum pusat dan dosen di universitas negeri di Indonesia. Total kuesioner yang dikirimkan 550, dengan perincian 300 dikirimkan untuk dokter dan 250 untuk dosen. Metode analisa regresi berganda digunakan untuk menguji apakah ada interaksi antara orientasi profesional yang tinggi dan tinggi rendahnya tipe lingkungan pengendalian mempengaruhi konflik peranan. Koefisien korelasi Pearson digunakan untuk mengkaji hubungan antara konflik peranan dengan kepuasan kerja dan kinerja.

Hasil penelitian menunjukkan dosen akan mengalami konflik peranan yang lebih besar apabila bekerja dalam lingkungan pengendalian output dibandingkan dalam lingkungan pengendalian profesional. Konflik yang dialami berkorelasi negative dan signifikan dengan kepuasan kerja. Sebaliknya dokter akan mengalami konflik peranan yang lebih besar jika bekerja dalam lingkungan perilaku dibandingkan dalam lingkungan pengendalian profesional. Konflik peranan yang dialami professional berkorelasi negatif dan signifikan dengan kinerja.

The number of professionals working in bureaucratic organizational settings has been increasing. The organizations may use either formal administrative or bureaucratic controls (output and behavior controls). As employees, these professionals often expect their behavior to be controlled only through the use informal controls such as self and social control processes. The confluence of a high professional orientation and a bureaucratic control environment will cause role conflict. This study examines the level of conflict incurred experienced when a formal administrative controls, such as accounting control, are implemented in organizations dominated by professionals. It also examines the relationship between role conflict and either job satisfaction or sub-unit performance.

Respondents participated in the study were physicians working in public hospitals and academics working in universities. Questionnaires were administered to 300 physicians and 250 academics. To assess whether the interaction between a high professional orientation and the control environment affects role conflict, a multiple regression analysis was used. The impact of role conflict on both job satisfaction and sub-unit performance was tested by examining the Pearson correlation coefficients.

The results showed that first, academics experienced role conflict when working in organization where output controls dominated and restricted them in their self regulatory activities. In addition, role conflict has a significantly negative correlation with job satisfaction. Second, physicians experienced role conflict when behavior controls dominated in organizations. However, unlike the result obscured in the academics, role conflict has a significantly negative correlation with sub-unit performance.

Kata Kunci : Role Conflict, Orientation Professional, Control, Job Satisfaction and Sub-unit Performance, Konflik Peranan, Orientasi Profesional, Pengendalian, Kepuasan Kerja dan Kinerja Subunit.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.