Laporkan Masalah

Analisa Pengaruh Persepsi Remaja Tentang Teman Sebaya Perokok Terhadap Inisiatif Remaja Merokok Aktif

Purnomo Setyo (Pembimbing: Budi Santoso, S.E, M. Bus.), Budi Santoso, S.E, M. Bus.

2015 | Skripsi | S1 Extention - Management

ABSTRAK

ANALISA PENGARUH PERSEPSI REMAJA TENTANG

TEMAN SEBAYA PEROKOK TERHADAP

INISIATIF REMAJA MEROKOK AKTIF

Kata kunci : persepsi, remaja, teman sebaya, inisiatif merokok


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi remaja tentang teman sebaya perokok terhadap inisiatif merokok dan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi antara remaja pria dan wanita. Topik ini dipilih sebagai sebuah upaya pencegahan perilaku merokok pada usia muda atau remaja. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pendugaan tentang salah satu faktor yang mempengaruhi inisiatif remaja merokok aktif. Obyek atau peserta penelitian adalah remaja yang belum atau tidak merokok dengan kisaran usia 13-19 tahun dan berada di wilayah Kodya Yogyakarta. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode analisa regresi dan uji beda rata-rata (independen samples t-test). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai F-hitung 19,923 sehingga berhasil menguji hipotesa pertama. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa faktor-faktor persepsi remaja tentang teman sebaya perokok secara bersama-sama berpengaruh terhadap inisiatif remaja merokok aktif. Faktor persepsi remaja tentang teman sebaya mampu menerangkan atau mempengaruhi inisiatif merokok aktif sebesar 59,2% (R2=0,592). Dan empat faktor persepsi, faktor paling dominan adalah faktor menarik. Pada pengujian hipotesa kedua, didapatkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan persepsi remaja pria dan wanita. Interaksi remaja dalam pergaulan teman sebaya dan banyaknya informasi tentang simbol, imaji dan gaya hidup perokok diduga menimbulkan persepsi menyenangkan (favorable) tentang teman sebaya perokok. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi remaja tentang teman sebaya perokok ini berpengaruh terhadap inisiatif remaja untuk merokok aktif. Sedangkan berdasarkan hipotesa kedua dapat dinyatakan bahwa pada remaja pria atau perempuan tidak terdapat perbedaan persepsi tentang teman sebaya perokok secara signifikan. Sisi penting dari hasil kedua ini adalah upaya-upaya pencegahan perilaku merokok ini dapat diterapkan pada remaja pria maupun perempuan. Untuk lebih memahami faktor-faktor yang berpengaruh terhadap inisiatif merokok, penelitian yang akan datang dapat diperluas dengan melakukan investigasi atas besarnya pengaruh iklan rokok dari berbagai media seperti televisi, majalah atau koran dan pengaruh dan teman sebaya.

Kata Kunci : Perilaku Konsumen, Persepsi, Remaja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.